Tuesday, 24 April 2018

Mochtar Muhammad Kepergok di Kemang

Kalapas Sukamiskin Terancam Kena Sanksi

Rabu, 29 Oktober 2014 — 20:22 WIB
Lapas Sukamiskin

Lapas Sukamiskin

JAKARTA (Pos Kota) – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kemenkumham mengancam akan mengenakan sanksi berat terhadap  pihak terkait, jika mantan Walikota Bekasi Mochtar Muhammad yang menjadi terpidana  terbukti keluar Lapas Sulkamiskin tanpa prosedur.

“Tadi sore, Divisi Pemasyarakatan pada Kanwil Hukum dan HAM Jabar mulai memeriksa  pihak terkait. Hasilnya, saya belum tahu, karena proses pemeriksaan masih terus berlangsung,” kata Juru bicara Ditjen Pas Akbar Hadi Prabowo saat dihubungi di Jakarta, Rabu (29/10) malam.

Akbar enggan berspekulasi tentang hasil pemeriksaan terhadap pihak terkait, mulai Kalapas Sukamiskin, terpidana dan petugas Lapas Sukamiskin.

“Sesuai standar operasi prosedur (SOP), jika terbukti terpidana keluar tanpa mengindahkan ketentuan, maka akan diambil tindakan atau sanksi sesuai dengan tindakan pelanggaran,” terang Akbar.

Sebelumnya,  Mochtar Muhammad, diduga diam-diam telah keluar tahanan Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Sukamiskin,  Senin (27/10) malam sekitar pukul 19.00 WIB, di  sekitar di kawasan Ampera Raya, Jakarta Selatan.

Dia nampak  mengenakan kaos biru dan celana jins biru dengan sepatu kasual sedang  menyantap makanan khas Makassar bersama salah satu orang yang diduga sopir pribadinya.Namun, dikhabarkan Mochtar keluar penjara, untuk membeli kompos.

Mantan Ketua DPC PDIP Kota Bekasi dalam proses  asimilasi, maka diperbolehkan guna  bekerja di  pabrik kompos yang berada di sekitar Lapas. Dimana, pagi boleh keluar dan sore pulang kembali ke penjara.
Mochtar dipidana selama enam tahun terkait tindak pidana korupsi APBD Kota Bekasi. (ahi)