Monday, 24 September 2018

Menaker: Minim Perusahaan Pekerjakan Penyandang Cacat

Sabtu, 1 November 2014 — 10:28 WIB
Menaker Hanif Dakhiri  didampingi  isteri dan Dirjen Binapenta Kemanaker Reyna Usman, menyalami penyandang disabilitas di Graha Niaga, Solo.(Tri)

Menaker Hanif Dakhiri didampingi isteri dan Dirjen Binapenta Kemanaker Reyna Usman, menyalami penyandang disabilitas di Graha Niaga, Solo.(Tri)

SURAKARTA (Pos Kota) – Menteri Ketenagakerjaan Muh. Hanif Dakhiri sesalkan masih minimnya perusahaan di Indonesia yang mempekerjakan penyandang cacat.

Padahal sesuai dengan UU No. 4 tahun 1997 tentang Penyandang Cacat ditegaskan bahwa penyandang cacat berhak untuk memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak dan mendapat perlakuan yang sama dan tanpa diskriminasi.

Idealnya, lanjut Hanif, setiap perusahaan harus mempekerjakan sekurangnya 1 (satu) penyandang cacat yang sesuai syarat jabatan dan kualifikasi pekerjaan sebagai pekerja dari 100 orang pekerja perusahaannya.

“Kami akan terus mendesak pengusaha untuk mempekerjakan penyandang disabilitas/ cacat karena mereka juga berhak mendapatkan kerja di sektor formal,” tegas Hanif, usai membuka Expo Penempatan Tenaga Kerja Khusus tahun 2014 di Surakarta, Sabtu (1/11)

Menurut data Pusdatin Kemensos pada sampai dengan tahun 2010 jumlah penyandang disabilitas mencapai 11.580.117.   Sedangkan data dari Kementerian tenaga Kerja dan Transmigrasi jumlah tenaga kerja penyandang disabilitas pada tahun 2010 mencapai 7.126.409 orang terdiri dari tuna netra 2.137.923 orang, tuna daksa 1.852.866 orang, tuna rungu 1.567.810 orang, cacat mental 712.641 orang dan cacat kronis  sebanyak 855.169 orang.

Pada kesempatan itu. Menaker juga menyerahkan penghargaan kepada 10 perusahaan yang peduli mempekerjakan penyandang cacat. “Penghargaan ini sebagai salah satu bentuk apresiasi pemerintah dalam meningkatkan motivasi serta kepedulian dalam upaya peningkatan kesejahteraan soasial penyandang cacat,” jelas Hanif.

Kesepuluh perusahaan itu adalah PT Aksara Solo Pos, PT Dewhrist Sumedang, CV Avantex Karaganyar, Belmond Jimbaran Puri Bali, RSU Santa Elizabeth Purwokerto, PT Aneka Jasa Grahadika Gresik, Carefour Indonesia, PT Mega Andalan Sleman DIY, PT HOly Pharma Cimahi Bandung, dan Pt Sari Puri Permai Hotel Surabaya.

“Khusus Carefour Indonesia akan merekrut 1.200 penyandang tuna runggu untuk ditempatkan diseluruh Indonesia. “Mufah-mudahan dalam Expo ini akan semakin banyak perusahaan yang mau merekrut penyandang cacat sebagai pekerjanya,” ujar Menaker yang didampingi Dirjen Binapenta Kemnaker Reyna Usman.

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo  berharap para penyandang cacat jangan dipandang sebelah mata, karena mereka bisa dipekerjakan di sektor formal. Di Solo sendiri ada sekitar 450 ribuan penyandang disabilitas.(tri/yo)