Saturday, 17 November 2018

Harga BBM Naik, Masalah Baru Akan Datang

Minggu, 9 November 2014 — 17:06 WIB
Antrean mengisi BBM. (istimews)

Antrean mengisi BBM. (istimews)

JAKARTA (Pos Kota) – Menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) ketika harga minyak dunia turun, sudah pasti menimbulkan masalah.

“Mereka yang kontra akan menggunakan ICP yang dipatok dalam UU APBN sebagai senjata pamungkas menentang kenaikan harga BBM,” kata Sofyano Zakaria, Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Minggu (9/11). “ Bahkan mereka akan mencap pemerintah tidak pro rakyat. Ini yang ditakutkan partai pendukung pemerintah yang berkuasa”.

Menurutnya, diperkuatmyan jalan untuk mengatasi hal itu. “Caranya dengan mensiasati dengan berbagai cara. Di antaranya mengeluarkan peraturan yang dapat mengurangi besaran subsidi BBM. Contohnya Peraturan Menteri ESDM yang melarang penjualan BBM subsidi terhadap kendaraan pribadi, mobil dinas pemerintahan, kendaraan dinas TNI/Polri serta mobil BUMN/BUMD,” jelasya. “BBM subsidi hanya boleh digunakan untuk angkutan umum dan sepeda motor saja.”

Permen semacam ini, sambungnya, sudah pernah diberlakukan pada pemerintahan SBY dengan melahirkan Peraturan Menteri ESDM No 1/2013 yang tidak membolehkan kendaraan perkebunan dan pertambangan memakai BBM subsidi. “Ternyata mampu mengurangi besaran subsidi BBM,” terangnya.

Untuk menghindari penyelewengan BBM jenis Solar yang diperuntukan bagi angkutan umum, ia menegaskan pemerintah tehas. Di antaranya harus tetap melakukan pengawasan dan pengendalian jumlah pembelian.

“Terkait pengendalian jumlah pembelian BBM, harus bekerjasama dengan pemda,” ujarnya. Selain itu, bisa dengan memperketat pengawasan penjualan solar, dengan melibatkan aparat kepolisian untuk mengawasi seluruh SPBU atau pom bensin yang menjual Solar. (setiawan)

  • Rakyat Biasa

    Harga Minyak Dunia turun Minyak Indonesia malah Naik…… Revolusi Mental