Saturday, 15 June 2019

Ahok Berharap Perajin Dari Jakarta Berani Pameran di Luar Negeri

Selasa, 11 November 2014 — 1:00 WIB
Pameran produk unggulan Dekranasda DKI Jakarta di gedung Balaikota

Pameran produk unggulan Dekranasda DKI Jakarta di gedung Balaikota

GAMBIR (Pos Kota) – Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengharapkan perajin binaan agar bisa ikut pameran ke luar negeri untuk memasarkan produknya. “Sekali waktu mereka harus diajak pameran ke Hongkong atau negara lainnya untuk memperkenalkan desain batik betawi dan baju encim,” ujar Ahok saat membuka pameran di Blok G, Balaikota, Gambir, Senin (10/11).

Menurutnya, tiap even pameran yang digelar satuan kerja perangkat daerah (SKPD) jangan berkutat pada kegiatan formalitas dan asal kegiatan terserap. “Pameran produk harus mampu meningkatkan penjualan sekaligus promosi untuk jangka panjang,” ujar Ahok pada pameran produk unggulan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DKI Jakarta.

Pameran diikuti 36 anggota Dekranasda dari seluruh wilayah DKI Jakarta. Pameran yang berlangsung mulai tanggal 10 sampai 13 November menampilkan berbagai produk dari pengrajin seperti baju batik, baju keseharian, sepatu, sandal, lampu hias, aneka cindera mata, dan lainnya.

Meski bukan sebagai leading sector dalam kegiatan ini, namun Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) DKI Jakarta bekerja keras mengerahkan jaringannya untuk memeriahkan pameran yang digelar di gedung Balaikota di lantai dasar Blok G. “Kami menyiapkan sarana berupa gerai untuk pengrajin unggulan agar produk mereka makin dikenal masyarakat luas,” ujar Kepala BPMP-KB, Deded Sukandar menambahkan pihaknya juga memfasilitasi anggota Dekranasda untuk mendapatkan bantuan pinjaman modal dari Pemprov DKI.

Sejumlah peserta pameran mengaku pengunjungnya sepi lantaran berlangsungnya pameran tidak banyak diketahui orang, termasuk PNS. “Pengunjungnya kurang ramai karena pintu yang dibuka cuma satu yaitu pintu depan yang dijaga petugas Pamdal. Padahal pintu sebelah timur, mestinya dibuka juga agar orang yang lewat langsung tahu kalau di sini sedang ada pameran,” ujar Leny. Gedung serbaguna yang luas ini juga rutin dipakai untuk Salat Jumat berjamaah. (Joko)