Tuesday, 21 August 2018

Guru SMP N 59 Jarang Masuk, Siswa Resah

Sabtu, 15 November 2014 — 8:24 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

KEMAYORAN (Pos Kota) – Sejumlah orangtua murid di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 59, Bendungan Jago, Kemayoran, Jakarta Pusat, khawatir anak-anaknya telat menerima pelajaran. Pasalnya, dua guru yang mengajar bidang agama dan Ilmu Pengetahuan Sosial tidak pernah hadir.

“Kalau anak sendiri bilangnya sudah tidak masuk berminggu-minggu, mereka takut ketinggalan pelajaran sama yang lain. Apalagi kan sudah dekat dengan ujian,” ucap salah satu orangtua murid, yang tidak ingin disebutkan identitasnya, saat berbincang dengan Pos Kota, Jumat (14/11).

Tak hanya itu, sambungnya, siswa pun terkadang terbebani dengan banyaknya tugas yang diberikan guru piket tanpa ada pembahasan di kelas sebelumnya. “Harusnya kan pihak sekolah tidak seenaknya memberi tugas-tugas begitu saja, karena yang ada siswa malah terbebani,” jelasnya.

Sejumlah orangtua murid meminta kepala sekolah memberikan penjelasan dan teguran kepada dua guru yang bersangkutan. “Kami para orangtua minta kepala sekolah memberikan teguran dan kemudian menjelaskan kenapa guru bersangkutan tidak pernah hadir,” katanya.

Kepala Sekolah SMPN 59 Bendungan Jago, Kemayoran, Jakarta Pusat, Much.Sholeh, mengatakan kedua guru tersebut memang tidak hadir karena sakit dan mengikuti tugas dari kementrian. “Keduanya ada surat ijin, jadi tidak semena-mena,” tegasnya singkat. (deny)

  • mohamad akbar ganda putra

    Aiapa gurunya nihhhhhhhhh?

    • akbar

      Siapa gurunya nih

  • wali murid

    klo murid ga masuk potong uang sakunya….. klo guru gak masuk.. potong gajinya utk uang saku murid yg rajin masuk…..