Wednesday, 22 November 2017

Pasca Penggrebekan 8 November

Bandar Narkoba Dari Kampung Muara Bahari Dibekuk

Senin, 17 November 2014 — 19:51 WIB
Bandar narkoba Lopez ditangkap di Cilincing usai kabur saat penggerebakan     di sarang narkoba kampung Muara Bahari, Tanjung Priok.

Bandar narkoba Lopez ditangkap di Cilincing usai kabur saat penggerebakan di sarang narkoba kampung Muara Bahari, Tanjung Priok.

KOJA (Pos Kota) – Tim Narkoba Polres Jakarta Utara meringkus bandar narkoba yang kabur saat penggrebekan di sarang narkoba Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utarta. Tersangka, Arif alias Lopes, 30, dicokok di tempat persembunyiannya Jalan Budi Mulia, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (17/11).

Dari tangan tersangka, disita satu plastik kecil 1,3 gram sabu dan senjata tajam. “Kita masih lakukan pengembangan mengejar sindikat mereka,” kata Kasat Narkoba Polres Jakarta Utara, AKBP Apollo Sinambela.

Apollo mengatakan, tersangka diketahui selama ini sebagai bandar dan provokator yang kerab membuat anggota kesusahan menggrebek dengan cara mengerahkan massa untuk menghalang-halangi polisi.

“Tersangka ini selalu berteriak jika ada petugas hingga memancing emosi warga di lokasi. Ia sudah lama menjadi target operasi kami dan selalu lolos saat ditangkap,” ujar Apollo.

Selain itu, jelas Apollo, juga menangkap rekan Lopez yakni Dahlan Sonjaya, 34. “Tersangka diringkus anggota tak jauh dari Lopez ditangkap pukul 17:00 wib. Pemeriksaan masih kita dalami,” ujarnya.

Dampak dari penggerebekan narkoba, pada Sabtu (8/11) lalu, jaringan narkoba di kawasan tersebut kabur dan hingga kini masih terus dikejar.  “Meski kabur namun mereka masih melakukan aksinya. Jaringan mereka terorganisir dan melibatkan wanita,” tukas Apollo.

Tersangka, Lopez mengaku sudah 1 tahun memasok narkoba di kawasan Jakarta Utara. “Uang hasil penjualan saya setor ke bos saya,” ujarnya singkat.

Seperti diberitakan, Sabtu 8 November lalu kampung narkoba di Muara Bahari, Jakarta Utara digerebek ratusan petugas gabungan dan  meringkus belasan orang serta  menyita banyak narkoba.

Kampung Muara Bahari disinyalir jadi tempat peredaran narkoba mirip  Kampung Ambon di Cengkareng Jakarta Barat. Bahkan konon kampung narkoba  Muara Bahari lebih hebat dari Kampung Ambon karena dilengkapi CCTV agar bisa memantau siapa yang masuk ke perkampungan tersebut.  (ilham)

  • Mangap

    1.3 gram itu sedikit. harus di cari bandar besarnya. baru bisa berkurang banyak.