Saturday, 20 October 2018

Pasca Pengumuman Harga BBM Naik

Mobil Mewah dan Jerigen Ikut Antre di SPBU

Senin, 17 November 2014 — 23:05 WIB
Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan macet karena ada antrean di SPBU

Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan macet karena ada antrean di SPBU

SETIA BUDI (Pos Kota) – Menjelang  harga BBM naik sejumlah ruas jalan di ibukota macet, terutama di sekitar SPBU. Tak terkecuali Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Pemantauan Pos Kota, antrean kendaraan di jalur lambat  mengular hampir sekitar 500 meter. Biangnya tak lain adalah banyaknya kendaraan yang ingin mengisi SPBU di sebelah Gedung Bank Mega.

Yudi, salah satu petugas SPBU mengatakan, antrean kendaraan sudah terlihat padat sejak sekitar pukul 21:00 atau tak lama setelah ada pengumuman kepastian penaikan harga BBM.

“Setelah pengumuman itu kayaknya langsung saja ramai. Ya sekitar jam 21:00,” katanya, sambil mengawasi pengendara mengisi BBM di SPBU tersebut. Di SPBU ini pengendara sepeda motor memang mengisi bensin motornya sendiri. Petugas hanya bertugas sebagai operator yang mengatur pengeuaran bensin sesuai pesanan konsumen.

Meski begitu ia mengaku belum mendapatkan kepastian dari atasannya apakah harga premium di SPBU tempatnya bekerja akan dinaikkan sesuai instruksi pemerintah. “Belum tahu deh, nanti akan langsung dinaikkan tepat pukul 00:00 atau kapan. Karena belum dapat instruksi juga dari atasan,” katanya.

Namun, menurutnya, pihaknya telah siap menghadapi membludaknya konsumen yang ingin membeli bensin. Ia mengaku tidak memiliki masalah terkait stok.”Kalau stok sih aman. Jadi kami juga tak khawatir ada konsumen yang marah-marah,” lanjutnya.

Namun demikian sudah ada imbauan kepada pengelola SPBU jika stok sudah tidak memungkinkan maka akan ada pembatasan pembelian. Untuk mobil dibatasi 10 liter sedangkan sepeda motor lima liter.

Midun, salah seorang pengendara sepeda motor mengaku sengaja mengisi penuh tangki bensin motornya dengan premium. Hal ini, menurutnya, sebagai upaya pengiritan sebelum harga premium resmi naik menjadi Rp8.500.

“Enggak apa-apa deh ngantre. Kebetulan bensin di motor saya juga hampir habis. Jadi sekalian isi penuh, mumpung belum dinaikkan,” ujarnya.

Di SPBU itu tampak juga sejumlah pemilik mobil mewah ramai-ramai mengisi premium. Namun tidak sampai ada yang membawa jerigen.

Sementara, terkait keamanan hanya terlihat seorang anggota polisi. Itu pun lebih terlihat sibuk mengatur arus kendaraan di depan SPBU ketimbang menjaga keamanan di dalam area SPBU. (yulian)