Tuesday, 17 September 2019

Sesuaikan Harga BBM

Tarif Angkutan Umum Naik 40 Persen

Senin, 17 November 2014 — 22:49 WIB
Angkutan kota berbaur dengan jkendaraan lain antre BBM di SPBU (yogie)

Angkutan kota berbaur dengan jkendaraan lain antre BBM di SPBU (yogie)

JAKARTA (Pos Kota) – Menyusul diumumkannya kenaikan harga BBM Rp2.000/liter, sopir angkutan umum akan menaikkan tarif kepada  penumpang.

“Kenaikan tarif berkisar 30 hingga 40 persen,” kata Shafruhan Sinungan, Ketua DPD Organda DKI ketika dihubungi Pos Kota, semalam.

Misalnya tarif Metro Mini yang semula Rp3.000 naik jadi Rp4.000 atau naik 30 persen atau Rp1.000/penumpang. Demikian tarif angkot naik Rp1.000 dari sebelumnya.

Ia mengaku kenaikan tarif angkutan ini bukan dari para pengusaha, tapi respon dari sopir. “Kami dilarang menaikkan tarif. Tapi kenaikan harga BBM ini memukul nasib para sopir,” jelasnya.

Kebutuhan harian mereka bertambah dengan naiknya harga BBM. Sehingga mereka meminta tarif angkutan umum naik. “Mereka mengancam akan mogok operasi, jika tidak boleh menaikkan tarif ke penumpang,” terangnya.

Karena itu,  pengurus DPD Organda se Indonesia yang kebetulan saat ini sedang Mukernas di Semarang tengah membahas soal tarif angkutan umum.

“Untuk angkutan antar kota antar provinsi masih dibahas. Anda dengarkan suara mereka. Kami lagi bahas masalah tarif,” katanya. (setiawan)

  • Mangap

    angkutan umum harusnya naik sekitar 500-1000.
    karena khan BBM bukan cuma satu satunya komponen harga angkutan umum