Friday, 21 July 2017

Di G20, Indonesia Paling Bahagia, Tapi Akses Internetnya Paling Lambat

Selasa, 18 November 2014 — 15:34 WIB
Brisbane-G20-Reuters01

BRISBANE –  Indonesia merupakan negara paling bahagia namun memiliki akses internet paling lambat di antara negara G20.

Demikian terungkap dari kuis terkait dengan Indonesia saat penyelenggaraan KTT G20 di Brisbane pekan lalu.

Stasiun TV dan radio ABC Australia yang menyelenggarakan kuis mengungkapkan, negara dengan polusi emisi karbon CO2, yang terbesar adalah Amerika Serikat yang mencapai 17,6 metrik ton perkapita. Sebaliknya, India merupakan negara yang paling rendah emisi karbonnya, hanya 1,7 metrik ton perkapita.

Emisi karbon Indonesia kedua terendah di kalangan negara G20. Emisi karbon Indonesia kedua terendah di kalangan negara G20.

Untuk kategori ini,  Indonesia menempati urutan kedua terendah dengan polusi emisi karbon 1,8 metrik ton perkapita, sedangkan Australia merupakan negara ketiga terbesar penyumbang emisi karbon CO2 sebesar 16,9 metrik ton perkapita.

PALING BAHAGIA

Di kategori kedua, yaitu negara yang penduduknya paling bahagia, Indonesia menempati urutan teratas, mencapai skor 80 persen. Sebaliknya, menurut polling Gallup, negara yang penduduknya paling tidak bahagia adalah Rusia hanya sekitar 61 persen.

Orang Australia sendiri menempati urutan kedua paling bahagia dengan skor 79 persen.

Orang Indonesia paling bahagia di kalangan negara G20Orang Indonesia paling bahagia di kalangan negara G20

Kategori ketiga, skala ekonomi terbesar ditempati negara-negara Uni Eropa dengan tingkat GDP 17.350.000 juta dollar. Sedangkan Afrika Selatan menempati urutan ke-20 dengan GDP sebesar 350.630 juta dollar.

Indonesia sendiri berada di urutan ke-16 ekonomi terbesar dunia dengan GDP 868.346 juta dolar, sedangkan Australia di urutan ke-13 dengan GDP 1.560.597 juta dollar.

Di kategori persentase politisi perempuan, Afrika Selatan menempati urutan teratas dengan jumlah 40 persen politisi perempuan yang berkiprah dalam politik negara itu.

Yang paling rendah adalah Brasil hanya 9,5 persen jumlah politisi perempuan. Sedangkan Indonesia berada di urutan ke-14 dengan 16,8 persen politisi perempuan.

ARAB PALING GEMUK

Untuk kategori kegemukan, penduduk Arab Saudi menempati rangking pertama dengan persentase penduduk obesitas mendapai 35,1 persen atau sekitar 1 dari 3 orang Arab Saudi mengalami kegemukan.

Yang paling rendah bisa diduga adalah Jepang yang dietnya berbasis seafood. Tingkat obesitas di Jepang hanya 3,7 persen. Sementara Indonesia menempati urutan ke-16 dengan 6,8 persen penduduk yang kegemukan.

Indonesia di kategori kecepatan internet menempati urutan paling bawah, dengan tingkat kecepatan koneksi hanya mencapai 5,3 megabytes/second (Mbps). Negara G20 dengan internet paling cepat adalah Korea Selatan yang mencapai 92,5 Mbps.

Untuk kategori kesamaan gender, Jerman mencatat skor 0,77 atau yang paling mendekati sempurna. Sebaliknya, Arab Saudi mencatat skor paling rendah, yaitu 0,60.

Kesamaan gender di Indonesia sendiri mencapai skor 0,67.

Kategori terakhir yaitu negara paling korup, ternyata Australia mencapai CPI atau indeks persepsi korupsi 81 dari skor 100. Inilah skor paling tinggi yang berarti mendekati sempurna.

Sedangkan negara dengan CPI paling rendah adalah Rusia yang hanya mencapai 28. Indonesia sendiri menempati urutan kedua terendah dengan skor 32. – ABC/d

FOTO :   Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Ekonomi Argentina Axel Kicill di KTT G20 di  Brisbane, Sabtu (15/11) lalu – Reuters.