Saturday, 24 August 2019

Pengedar Uang Palsu Sasar Pasar Tradisional

Selasa, 18 November 2014 — 15:44 WIB
Pengedar uang palsu (kepala ditutup) digiring polisi

Pengedar uang palsu (kepala ditutup) digiring polisi

BEKASI (Pos Kota)-Uang palsu senilai Rp 38 juta lebih disita aparat Polsek Bantargebang, Kota Bekasi, Selasa (18/11). Selain mengamankan 761 lembar uang palsu pecahan Rp 50 ribu, polisi juga menangkap pembuatnya, Dede Aripin, 39.

“Tersangka ditangkap pada saat bertransaksi di Pasar Bantargebang,” kata Kanit Reskrim Polsek Bantargebang, AKP Wahid Key .

Polisi kemudian menggeledah rumah tersangka di Depok, Jawa Barat. Hasilnya ditemukan ratusan lembar uang palsu berikut peralatan pembuatannya, seperti printer.

Menurut Wahid, tingkat kemiripan uang palsu tersebut mencapai 90 persen. Bahkan, terdapat gambar di dalamnya seperti uang asli. “Sehari biasa 10-20 lembar diedarkan,” kata Wahid.

Adapun sasarannya, kata dia, sejumlah pedagang kecil di pasar-pasar tradisional. Soalnya, pedagang itu tak memiliki alat deteksi uang seperti di perbankan maupun pasar modern.

Tersangka Dede, mengaku menjalankan aksinya karena terdesak kebutuhan ekonomi. Ia mendapatkan tekhnik mencetak uang itu, karena sebelumnya menjadi karyawan percetakan. “Baru satu setengah bulan,” katanya.

Tersangka dijerat dengan pasal 244, 245 KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal 15 tahun penjara. Tersangka kini mendekam di sel tahanan Polsek Bantargebang. Adapun barang buktinya yang disita, antara lain laptop, flasdisk, satu set alat pencetak sablon. (Saban)