Wednesday, 19 September 2018

Percayalah, Masih Banyak yang Halal!

Kamis, 27 November 2014 — 6:05 WIB
Dhika-27Nov

BANYAK orang dengan sinis bicara soal ‘halal’ dan ‘haram’ yang berkaitan dengan rezeki. “Sekarang ini yang haram saja sudah susah, palagi yang halal!?”

Itu sebenarnya pernyataan ‘pembenaran’ agar mereka, para pencari nafkah haram, dengan leluasa dan tenang melakukan kejahatannya. Maka dengan modal ‘keyakinan’ tadi mereka mencuri, merampok, mencopet, menipu, pungli dan korupsi. Kejahatan tersebut bahkan disertai dengan mencelakai korban, menganiaya sampai membunuh!

Malah ada pelaku kejahatan yang modusnya dengan bersenang-senang, memuaskan nafsu birahinya. Seperti, katakanlah seorang  lelaki muda dengan tampang lumayan, bisa menggaet wanita-wanita kaya yang kesepian. Dan sambil menyelam minum air, kata pepatah, si pelaku memacari korban dan menguras harta bendanya. Kalau sudah berhasil, korban ditingal atau dibunuh sekalian. Sadis kan?

Begitulah, padahal Allah SWT menyebar rezeki di bumi ini dengan melimpah, di mana saja. Tentu saja rezeki halal, dan harus digali dengan kerja keras, kejujuran, keikhlasan dan penuh semangat.
Tapi, memang ada sebagian yang nggak bersyukur, dikasih rezeki halal, misalnya pegawai atau pejabat dengan gaji yang baik dan cukup, tapi korupsi

Kalau begitu, ayo bilang, masih banyak rezeki yang halal, yang bisa dinikmati dengan nyaman dan tenang! Bisa dimakan anak cucu, tanpa takut kena karma!

Begitu, nasihat orang pijak!   – massoes