Sunday, 18 November 2018

Ada Murid Kehilangan HP

Satu Kelas Dijemur dan Direndam Guru

Kamis, 27 November 2014 — 19:51 WIB
SMK Geo Informatika

SMK Geo Informatika

BOGOR (Pos Kota) – Ada murid yang kehilangan HP, pelajar satu kelas dijemur dan rendam di kolam. Peristiwa ini berlangsung saat baru dua hari peringatan hari Guru, Selasa (25/11) .

Berita dihukumnya siswa satu kelas di SMK Geo Informatika yang dijemur dan dimasukan ke kolam tempat pembuangan kotoran manusia ini mengundang reaksi.

Siswa kelas 3 jurusan Pemetaan SMK Geo Informatika di Kampung Cihideung Hilir, Desa Cibanteng, Ciampea, Kabupaten Bogor lalu tidak terima hukuman dari guru yang tidak manusiawi ini.

Menurut informasi,  satu siswa Selasa (25/11) kehilangan HP namun baru dilaporkan Kamis (27/11).
Setelah tiga jam dijemur di tengah lapangan, tidak satupun  murid yang mengaku.

Akibatnya,  salah seorang guru  emosi dan 30 siswa  langsung digiring masuk kem kolam yang masih berada di areal sekolah. Setelah melepas seragam, setiap murid laki laki itu dipaksa untuk turun dan menyiram kepalanya dengan air.

Salah satu orangtua murid DD 64, mendatangi sekolahan untuk mempertanyakan apa yang dilakukan pihak sekolah terhadap anaknya. “Saya mau tanya  kenapa anak saya tidak bersalah justru harus direndam dalam kolam tempat pembuangan kotoran,”katanya.

Sebagai guru, DD mengatakan jika harusnya dapat memberikan hukuman yang sewajarnya saja, jangan keterlaluan seperti itu.

“Kalau cuma sekedar di jemur saja ngga jadi masalah, tapi ini dimasukam dalam kolam yang menjadi tempat penampungan kotoran dari WC sekolah. Itukan keterlaluan,” tuturnya.

“Dijemur sama dicemplungin kolam gara-gara ada temen yang namanya ADT kehilangan HP,”kata RMD, satu siswa yang direndam.

Wakil Kepala Sekolah, Mahyubi membenarkan hal tersebut. “Memang ada hukuman dimasukan ke dalam kolam, tapi bukan kolam tempat pembuangan kotoran seperti isu yang beredar,”katanya.

Menurut Mahyubi, apa yang dilakukan sang guru sudahlah benar, dan dirinya tidak menyalahkan hal tersebut. “Sebelumnya sudah kami nasehati, namun tidak direspon baik siswa. Kami jemur agar mereka berpikir, eh malah main basket,”tandasnya. (yopi)

  • Arya

    Bagus pak guru.. anak zaman skr klo di hukum ngadu… kpd wali murid yg protes andaitu SALAH…. biarlah anak anda di didik untuk bertanggung jwb…. hey.. wali murid.. klo anak anda tdk terima di hukum.. mendingan cari guru privat aja.. klo ga …ga usah sekolah sekalian.. anak anda dan anda mental tempe… baru begitu aja udah protes.. apalagi anak anda sekolah di pendidikan yg di siplinnya ketat seperti di sekolah pelayaran atau penerbangan.. mungkin nangisss anak anda…

  • heran aja

    knapa juga tuh murid bawa hp?

  • guswardani

    Betul bpk & ibu guru hukum aja! anak2 sekarang memang sudah banyak yang rusak mentalnya karena orangtua selalu membela anaknya yg salah. yang penting hukumannya untuk memperbaiki mental anak saya acungi jempol atas hukumannya.

  • nenk icha

    emang udah bener tu tindakan gurunya.temen saya juga yang sekolah di penerbangan lebih dari tu hukumannya biasa aja..
    tu mah orang tua siswanya ja yang LEBAY… korban sinetron korea ma GGS -___-

  • wong jahil

    Pada wali murid jangan bermental tempe,mlempem anaknya didik benar malah protes.