Thursday, 20 September 2018

Warga Tegal Alur Kesulitan Air Bersih

Kamis, 27 November 2014 — 21:09 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

KALIDERES (Pos Kota) – Warga RW 012 Kelurahan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar) kesulitan air bersih.  Sudah hampir tiga bulan air sumurnya mengalami kekeringan. Diharapkan ada upaya untuk mengatasinya.

Keluhan tersebut disampaikan warga melalui SMS Aspirasi Warga Jakarta di Harian Pos Kota. Di mana isi pesannya “Kpd. Yth. Lurah Tegal Alur, tolong blusukan ke wilayah Kayu Besar khususnya di lingkungan RW 012 warga mengalami kekurangan air bersih hampir 3 bulan, karena  ke keringan sumur tidak ada airnya. Terima kasih (081806100xxx).

Lurah Tegal Alur, Anik Sulastri ketika dikonfirmasi  menjelaskan di wilayah tersebut memang belum dialiri air PAM, sehingga warga menggunakan air sumur, dan saat ini mengalami kekeringan.
Pihaknya juga telah mengantisipasi akibat kekeringan air sumur, dengan mengupayakan bantuan 4 tangki air bersih setiap harinya dari Palyja.

“Empat tangki air bersih tersebut didistribusikan di empat lokasi di wilayah RW 012. Wargapun selama ini bisa memenuhi kebutuhan airnya,” jelas Anik Sulastri, Kamis (27/11).

Namun, dalam dua minggu terakhir  ini pendistribusiannya agak terlambat karena tengah ada pengecoran jalan. Akibatnya akses jalannya agak terganggu. “Meski terlambat tapi pendistribusiannya tetap jalan,” ucapnya.

Dikatakan, tokoh masyarakat, RT, RW, LMK bersama pihak kelurahan juga sudah pernah mengusulkan ke Palyja agar pipa PAM masuk ke wilayah RW 012 agar warga dapat terpenuhi kebutuhan air bersihnya. “Namun, hingga saat ini belum ada tindaklanjutnya, harapannya wilayah tersebut segera disambungkan air PAM,” kata Anik.

Lurah Tegal Alur juga membantah kalau tidak turun ke lingkungan masyarakat (blusukan). Justru pihaknya mengambil langkah antisipasi menyediakan air bersih bekerjasama dengan Palyja dari hasil blusukan di wilayah. (Tarta).