Sunday, 24 June 2018

Atlet Peraih Medali Emas Paragames dan Asian Games Terima Bonus

Jumat, 28 November 2014 — 17:24 WIB
Atlet peraih medali di Paragames dan Asian Games terima bonus

Atlet peraih medali di Paragames dan Asian Games terima bonus

JAKARTA (Pos Kota) – Dua atlet paragames masing-masing  cabang renang, Mulyana dan Freddy dari bulutangkis meraih bonus  paling besar. Keduanya masing-masing meraih 2 emas, 1 perak, memperoleh bonus masing-masing Rp 490 juta dari Menpora di Hotel Sahid Jakarta, Jumat (28/11).

Sedangkan peraih emas Asian Games, Maria Londa (atletik), pasangan ganda bulutangkis, Nitya,  dan Gresya Polii, juga Juwita (wushu) masing-masing memperoleh Rp 400 juta.

Sementara itu rekor bonus tertinggi untuk pelatih, dipegang Nurrohman, pelatih cabang bulutangkis Asian Paragames senilai Rp 335 juta (4 emas, 3 perak dan 4 perunggu). Disusul Dimin, pelatih renang Asian Paragames, yakni Rp 285 juta (3 emas, 4 perak dan 1 perunggu).

Sedangkan rekor pelatih Asian Games diterima Sandri Liong (Wushu), Rp 180 juta (1 emas, 1 perak dan 1 perunggu). Disusul I Ketut Pageh (atletik) senilai Rp 100 juta (1 emas).

“Bonus ini akan saya belikan truk, untuk menunjang usaha ikan dan sayur saya,” kata atlet dari Cikalong Jawa Barat ini. Dia mengaku sangat berterima kasih dengan pemberian bonus dari pemerintah ini. Mulyana berhasil memecahkan rekor dunia atas nama Darko Duric dari Slovakia.

Sementara itu Menpora Imam Nahrawi mengatakan, bonus dan penghargaan ini selayaknya diterima atlet.”Mereka tidak saja mengharumkan bangsa dan negara di ajang olahraga internasional, tapi juga mendorong para atlet lain untuk juga berprestasi,”lanjutnya. Nantinya sambung Imam, pemerintah tak ingin lagi mendengar mantan atlet berprestasi hidupnya penuh kesulitan.

Acara penyerahan bonus  Asian Games melibatkan atlet 10 cabang penyumbang medali, Indonesia berada di peringkat 17 dengan 4 emas, 5 perak dan 11 perunggu.

Sementara untuk paragames, sembilan medali emas disumbangkan tiga cabang olahraga, renang, bulutangkis dan tenis meja. Di ajang ini Indonesia meraih  sembilan medali emas, 11 medali perak, dan 18 medali perunggu untuk berada di posisi keempat. (awang)