Saturday, 25 November 2017

Panglima TNI Tetap Satukan Pendidikan Dasar Taruna TNI dan Polri

Jumat, 28 November 2014 — 17:53 WIB
Panglima TNI Moeldoko

Panglima TNI Moeldoko

JAKARTA (Pos Kota) – Di tengah pro-kontra soal rencana penyatuan kembali pendidikan dasar taruna TNI dan Polri, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko tetapkan  melanjutkan program tersebut.

“TNI dan Polri telah bersepakat menyatukan kembali  pendidikan dasar Taruna  di Magelang,” kata Moeldoko  saat diterima Presiden Joko Widodo, di Istana, Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/11).

Menurut dia, pendidikan keprajuritan Ini untuk membangun harmoni, pemahaman. Melalui pendidikan  ini situasi psikologi telah terbangun dari awal antara personil TNI dan Polri. “Sesunguhnya TNI dan Polri selama ini sudah berjalan dengan baik, di setiap pangkotama,” tutur Moeldoko.

Karenanya, lanjut Moeldoko, penyatuan pendidikan ini merupakan  proyeksi ke depan untuk kepentingan strategis, dengan menyatukan kembali pendidikan di  Magelang.

Ia mengatakan melalui penyatuan pendidikan  pada saat pendidikan dasar keprauritan selama enam bulan, diharapkan terbangun harmoni di lapangan.

Menurut dia, pendidikan ini merupakan pendidikan karakter yang dimaksudkan adalah lebih pada nilai-nilai kebangsaan yang akan ditanamkan. Pun berkaitan disiplin, tanggung jawab dan lainnya.

“Jadi bukan berkaitan pada militer dasarnya. istilahnya pendidikan militer dasar, justru di situlah pembangunan karakternya diterapkan,” katanya.

Menurut jenderal bintang empat ini, pihaknya juga telah mengusulkan atas pembentukan komando gabungan pertahanan ada 3 gabungan komando pertahanan, tinggal menunggu keputusan presiden. (Johara)