Wednesday, 22 May 2019

Bedah Robotic Mulai Diminati Masyarakat

Jumat, 5 Desember 2014 — 9:57 WIB
Foto-Bedah Robotic.(ist)

Foto-Bedah Robotic.(ist)

JAKARTA (Pos Kota)- Era digitalisasi memungkinkan teknologi bisa diterapkan dalam tehnik pelayanan dan pengobatan di rumah sakit. Termasuk tindakan bedah operasi yang mengadopsi teknik bedah robotic.

Tehnik bedah menggunakan teknologi tangan robotic tersebut dikatakan Dr Ivan R Rini SpOG, Direktur Pengembangan Produk dan Teknologi PT BundaMedik memang menjadi inovasi yang tergolong baru didunia kedokteran.

“Meski tergolong baru, banyak masyarakat yang memanfaatkan teknologi ini untuk mengatasi penyakitnya,” papar Dr Ivan disela peluncuran buku suskes pencapaian 100 kasus pertama bedah robotic di Indonesia yang dilakukan tim dokter robotic surgery RS Bunda Jakarta.

Menurut Ivan, operasi bedah robotic memiliki banyak kelebihan. Diantaranya luka sayatan yang sangat kecil sehingga mengurangi rasa nyeri pasien. Selain itu teknologi ini juga memungkinkan penanganan penyakit lebih tepat dan akurat sehingga memberikan hasil yang optimal.

“Dengan luka sayatan sangat kecil, risiko komplikasi bisa dihindari, dan masa penyembuhan menjadi lebih cepat,” lanjut Ivan.

Walaupun namanya bedah robotic tetapi kata Ivan tidak berarti tindakan operasi dilakukan sepenuhnya oleh robot. Robotic hanyalah kepanjangan tangan dari dokter ahli bedah yang dihubungkan melalui serat fibreoptic ke surgeon consule (simulator). Alat-alat canggih ini tetap dioperasikan oleh dokter ahli bedah dengan kontrol sepenuhnya juga oleh dokter.

Diakui Ivan, teknologi operasi bedah robotic belakangan menjadi pilihan masyarakat untuk mengatasi berbagai jenis penyakait yang membutuhkaan tindakan operasi seperti operasi prostat, operasi kista endometriosis, mioma, angkat rahim, kanker rahim, dan pembedahan usus. Sayangnya sebagian besar dari pasien masih melakukan bedah robotic di luar negeri.

Padahal kata Ivan, dokter-dokter di Indonesia memiliki kemampuan yang tak kalah dengan dokter diluar negeri dalam hal bedah robotic. Pun dalam hal tariff, jelas tariff bedah robotic di rumah sakit di Indonesia akan jauh lebih murah dibanding tariff di Malaysia dan Singapura.

RSU Bunda Jakarta sendiri dalam dua tahun terakhir ini telah melakukan tindakan bedah robotic kepada 100 orang pasien yang merupakan kasus pertama bedah robotic di Indonesia. Mereka ditangani oleh tim dokter Advance Robotic and Minimally Invasive Surgery atau ARMIS RS Bunda Jakarta.

(inung/sir)