Monday, 26 August 2019

KPK Panggil Sekdaprov Sumsel Terkait Dugaan Korupsi Wisma Atlet

Rabu, 10 Desember 2014 — 15:13 WIB
Foto-Gedung KPK

Foto-Gedung KPK

JAKARTA (Pos Kota) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sekretaris Daerah Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan, Yusri Effendi, untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pembangunan Wisma Atlet dan Gedung Serbaguna Sumsel 2010-2011, Rabu (10/12).

Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha menjelaskan Yusri akan diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Kepala Dinas‎ Pekerjaan Umum Bina Marga Pemprov Sumsel Rizal Abdullah.

“Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RA,” kata Priharsa saat dikonfirmasi, Rabu (10/12).

Bersamaan dengan itu, KPK juga memeriksa karyawan PT Jaya Sentrikan, Petrus Robby Effendi. “Sama dia juga jadi saksi untuk tersangka RA,” imbuh Priharsa.

‎KPK sebelumnya menetapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Pemerintah Provinsi Sumsel, Rizal Abdullah sebagai tersangka. Rizal ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek Pembangunan Wisma Atlet SEA Games di Jakabaring, Palembang, Sumsel dan proyek Pembangunan Gedung Serba Guna di Pemprov Sumsel tahun anggaran 2010-2011.

Penetapan tersangka terhadap Rizal yang sebelumnya menjabat Ketua Komite Pembangunan Wisma Atlet dan Kadis PU Cipta Karya Pemprov Sumsel itu merupakan pengembangan dari kasus korupsi proyek Wisma Atlet‎ yang dulu, dimana salah satunya menjerat eks Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.

Atas perbuatannya, anak buah Gubernur Sumsel Alex Noerdin itu dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantaasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

(yulian/sir)