Friday, 20 September 2019

Polres Serang Siagakan 2/3 Kekuatan Atasi Dampak Bencana Alam

Jumat, 12 Desember 2014 — 14:48 WIB
Foto- Kapolres Serang AKBP Yudi Hermawan, memeriksa peralatan penanggulangan bencana alam. (haryono)

Foto- Kapolres Serang AKBP Yudi Hermawan, memeriksa peralatan penanggulangan bencana alam. (haryono)

SERANG (Pos Kota) – Menghadapi puncak musim hujan yang berpeluang menimbulkan berbagai bencana alam, jajaran Polres Serang menggelar apel kesiapan penanggulangan dampak bencana alam. Apel yang digelar di halaman Mapolres Serang dipimping langsung Kapolres Serang AKBP Yudi Hermawan dan diikuti sekitar 300 personil perwira dan bintara.

Dalam apel yang diikuti seluruh jajaran Polres dan Polsek ini, Kapolres mengatakan bencana alam itu sulit diprediksi, dapat terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja. Karena itu upaya untuk mengantisipasinya sangat diperlukan. Apel ini sebagai langkah antisipasi menghadapi berbagai kejadian bencana alam. Dalam setiap kejadian bencana alam, masyarakat tentunya sangat mengharapkan bantuan dan pertolongan.

“Seperti yang diamanatkan UU, Polri betugas melindungi keselamatan jiwa raga, harta benda, masyarakat dan lingkungan hidup dari gangguan keamanan atau bencana alam,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengatakan dalam menghadapi dampak bencana alam ini pihaknya akan mengerahkan 2/3 kekuatan. Pasukan ini akan siaga dalam waktu 24 jam, baik di polres ataupun polsek. Sewaktu – waktu jika terjadi bencana alam dan musibah lainnya, polsek terdekat langsung berangkat ke lokasi kejadian. Jika masih membutuhkan bantuan personil, maka Polres Serang akan segera berangkatkan tim lainnya ke lokasi.

“Dalam kondisi seperti ini, seluruh personel kami siagakan berikut kesiapan sarana-prasarana. Koordinasi dengan instansi lain juga dilakukan seperti TNI, Pemkab melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” kata Kapolres.

Terkait daerah-daerah yang dianggap rawan bencana alam, Kapolres menjelaskan berdasarkan pemetaan wilayah daerah rawan bencana yakni sepanjang Sungai Cidurian, Sungai Ciujung serta Sungai Cibanten. Daerah-daerah yang dilintasi ketiga sungai ini setiap tahunnya menjadi langganan banjir akibat meluapnya air sungai.

“Daerah-daerah yang dilintasi ketiga sungai ini yang menjadi perhatian kami,” tegasnya.

Setelah apel, Kapolres Serang didampingi sejumlah perwira diantaranya Wakapolres Kompol Yudis Wibisana, Kabag Ops Kompol Asep Mauludin, para Kepala Bagian dan Kepala Satuan, para Kapolsek menyempatkan memeriksa kesiapan seluruh perlengkapan evakuasi diantaranya, perahu karet, rakit, tambang plastik, senter, gergaji mesin, jaket pelampung, dll.

(haryono/sir)