Monday, 15 July 2019

Tentara dan Polisi Gendut Tidak Boleh Naik Pangkat

Senin, 15 Desember 2014 — 9:01 WIB
Polisi di Bolivia siap membasmi kejahatan termasuk peredaran narkotika. (reuters)

Polisi di Bolivia siap membasmi kejahatan termasuk peredaran narkotika. (reuters)

PASUKAN keamanan di Bolivia sudah mulai mencatat anggotanya yang kelebihan berat badan setelah Presiden Evo Morales mengeluh bahwa terlalu banyak di antara mereka yang tidak bugar.

Pejabat militer mengatakan mereka akan mendatakan berat badan sebelum dilakukan ujian-ujian profesi, untuk mengaitkan antara kenaikan pangkat dan kebugaran tubuh.

Menteri Pertahanan Ruben Saavedra mengatakan bahwa tentara “harus dipersiapkan baik dalam segi intelektual maupun segi fisik.”

Sementara itu kepolisian juga sudah melarang petugasnya yang kelebihan berat badan untuk mengenakan pakaian seragam sampai mereka menurunkan berat badan.

Tindakan ini mungkin sudah membuahkan hasil, walaupun tidak terduga.

Di kota Oruro di sebelah selatan La Paz, dua orang petugas polisi yang melakukan patroli dalam pakaian sipil berhasil menangkap pencuri di jalanan di pasar karena mereka tidak mengenakan seragam.

Pada tanggal 2 Desember, Presiden Evo Morales menyarankan agar tentara dan petugas yang mengabaikan kebugaran tubuh mereka tidak boleh mendapatkan promosi, dengan menegaskan bahwa selalu dalam keadaan bugar merupakan “tanggung jawab” pasukan keamanan.

Tentara dan petugas kepolisian mengeluh karena kurangnya fasilitas untuk olahraga, sehingga pemerintah kini menyediakan peralatan olahraga di barak-barak dan kantor polisi. (BBC)