Wednesday, 14 November 2018

Cuaca Buruk Dimanfaatkan Juragan untuk Perbaiki Kapal

Rabu, 17 Desember 2014 — 21:52 WIB
Indramayu Docking

INDRAMAYU (Pos Kota) – Puluhan juragan atau pemilik kapal ikan kini mulai sibuk memperbaiki kapal ikan atau melakukan doking kapal ikan. Doking itu dilakukan sambil menunggu redanya cuaca buruk yang efeknya menurunkan pendapatan bidak (buruh nelayan), nahkoda serta juragan.

Sejak memasuki cuaca buruk yang ditandai dengan kencangnya tiupan angin dari arah barat, hujan deras dan gelombang tinggi membuat para juragan kapal menarik kapal ikan ke darat untuk doking. Kegiatan itu memerlukan waktu sekitar dua bulan.

Doking kapal ikan kecil, dibawah 30 gross ton biasanya dilakukan oleh para bidak dan nahkoda kapal. “Kecuali kalau kapal ikan besar bobotnya di atas 30 GT kegiatan doking diborongkan atau dikuliharikan ke tukang pembuat kapal ikan,” kata Sanuhri, 48.

Nelayan Desa Karangsong, Kecamatan Indramayu itu mengemukakan, doking merupakan kegiatan rutinitas yang biayanya ditanggung sepenuhnya oleh para juragan. Biaya doking disisihkan dari hasil mencari ikan di laut.

Biaya doking kata dia jumlahnya tidak sama. Tergantung besar kecilnya kapal dan tingkat kerusakan kapal ikan itu. Untuk kapal ikan kecil yang tingkat kerusakannya ringan cukup Rp1 juta hingga Rp2 juta. Tapi kapal besar dengan tingkat kerusakkan yang tinggi biaya dokingnya mencapai puluhan juta rupiah. (taryani/d)

Foto : Keluarga juragan kapal ikan kecil di Desa Karangsong mengerjakan doking atau pemeliharaan kapal sendiri.(taryani)