Friday, 20 October 2017

Kasus Dugaan Pemerkosaan, Polisi Surati Kedubes China

Minggu, 28 Desember 2014 — 15:12 WIB
Foto-ilustrasi.

Foto-ilustrasi.

TANGERANG (Pos Kota) – Kasus dugaan pemerkosaan yang dialami ZZ,26, seorang wanita asal China, pihak kepolisian mengaku tengah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Tiongkok guna menindaklanjuti penetapan tersangka dua oknum petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Soekarno Hatta berinisial R dan B.

 
“Penyidik akan berkordinasi dan membuat surat tertulis kepada kedutaan, menyarankan agar kasus tersebut diaporkan kepada Polri secara resmi, agar korban serta saksi saksi yang mengetahui kasus tersebut dapat diambil keterangannya,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, melalui pesan selulernya. Minggu (27/12) siang.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua oknum petugas Avsec mengakui melakukan perbuatan asusila terhadap ZZ di sebuah hotel di kawasan Bandara Soetta. Berdasarkan bukti permulaan awal itu, petugas pun menetapkan R dan B sebagai tersangka. Meski telah ditetapkan, petugas belum melakukan penahanan terhadap keduanya.

“Kami juga akan mengirim surat kepada Kadiv Hubinter Mabes Polri, meminta bantuan pemeriksaan korban dan Visum korban, melalui Atase Indonesia di Tiongkok.” jelas Kombes Rikwanto.

Dari semua keterangan sementara itu, kata Rikwanto, pihaknya belum menemukan indikasi adanya pembiusan terhadap wanita asal China tersebut. Kendati korban mengaku sebelum pemerkosaan terjadi, kedua oknum Avsec itu terlebih dahulu membius korban. “Tidak ada pembiusan dan upaya paksa. Masih dugaan perkosaan,” pungkasnya.

(imam/sir)

  • turis

    paling banter hilang beritanya dalam sebulan…. jadi COLD CASE :(