Tuesday, 23 May 2017

Anggota DPR RI Dukung Penyerahan Aset Dari Kabupaten ke Kota Tangsel

Jumat, 2 Januari 2015 — 13:18 WIB
Foto-Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany saat menerima kunjungan anggota
DPR RI Dapil Kota Tangsel Wahidin Halim. (anton)

Foto-Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany saat menerima kunjungan anggota DPR RI Dapil Kota Tangsel Wahidin Halim. (anton)

PAMULANG (Pos Kota) – Sejumlah anggota DPR RI asal daerah pemilihan (Dapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendesak dan mendukung agar Pemkot setempat menggambil alih secara paksa sejumlah aset lahan dan bangunan di berbagai pusat perekonomian yang masih ditangani Kab. Tangerang karena untuk kepentingan masyarakat banyak.

“Harus diambil secara paksa jika tak kunjung ada kejelasan berkaitan pelimpahan kewenangan atau penangganan sejumlah aset tanah dan bangunan yang jelas-jelas berada di wilayah Kota Tangsel dan jangan dibiarkan berlarut-larut,” tegas satu anggota DPR RI asal Dapil Kota Tangsel, Wahidin Halim saat reses ke Balaikota Tangsel, Jumat (2/1).

Sejumlah aset tanah, bangunan dan lainnya yang masih berada atau ditangani daerah induk Kab. Tangerang sudah seharusnya diserahkan ke Pemkot Tangsel agar lebih mudah dilakukan penataan dan penangganannya.

Menurut dia, kalau perlu diambil paksa karena kegiatan pelimpahan yang diketahuinya sudah cukup lama tak kunjung selesai atau dituntaskan. Malah terkesan terkatung-katung penangganan di Kab. Tangerang sedangkan Kota Tangsel hanya kebagian kisruhnya saja.

“Kalau saya sih tentunya akan ambil alih paksa penangganan aset tanah, bangunan dan lainnya yang masih ada di Kab. Tangerang karena Undang-Undangnya (UU) sudah jelas,” tuturnya dihadapan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany bersama sejumlah pejabat Kepala SKPDm setempat yang emnagku sejumlah aset yang masih mengantung penyerahannya antar lain Pasar Serpong, Pasar Ciputat, Pasar Jombang dan beberapa lainnya.

Mengenai masalah data penyerahan, ditambahkan dia, bisa menyusul kemudian hari sehingga sejumlah aset yang diserahkan bisa ditangani, dibenahi, ditata dan dikelola dengan baik untuk kepentingan banyak orang. “Kalau bisa dilakukan cepat, kenapa tidak. Karena soal aset itu kan sudah jelas tertuang dalam UU pemekaran,” tambahnya.

Menanggapi masalah itu, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, mengakui bahwa jajarannya tetap berupaya keras dan secepatnya agar sejumlah aset yang masih belum diserahkan secara penuh dari Kab. Tangerang dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. “Kami tentunya senang ada dukungan mengenai pelimpahan atau penyerahan sejumlah aset daerah itu dari jajaran anggota DPR RI,” tuturnya.

(anton/sir)