Saturday, 17 November 2018

Konsumsi Narkoba, Pilot AirAsia Dilarang Terbang

Jumat, 2 Januari 2015 — 9:16 WIB
Pesawat Air Asia. (ist)

Pesawat Air Asia. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Meskipun perusahaan penerbangan tempat bekerjanya tengah berduka, namun pilot Air Asia ini terkesan tidak perduli yang tengah terjadi atas kecelakaan pesawat QZ8501 yang menewaskan seluruh penumpangnya. FI, pilot ini tetap mengkonsumsi narkoba jenis morfin dan sempat menerbangkan ratusan penumpangnya dari Jakarta menuju Bali.

Namun ketika akan menerbangakan kembali pesawat Air Asia QZ7511 untuk yang kedua kalinya penumpang dari Bali ke Jakarta, pilot FI terbukti positif mengkonsumsi morfin ketika dilakukan test urine di bandara yang dilakukan tim balai kesehatan penerbangan dan tim direktorarat kelaikan dan pengoperasian pesawat udara Kemenhub, Kamis (1/1).

“Pilot langsung kami larang menerbangkan pesawat dan terpaksa digantikan dengan pilot lainnya untuk menerbangkan pesawat QZ7511 ke Jakartai,” kata staf khusus Menteri Perhubungan Hadi M Djuraid, Kamis (1/1).

Menurut Hadi, FI yang positif menggunakan narkoba jenis morfin diketahui setelah pemeriksaan urine di Bandara Ngurah Rai Kamis sesaat setelah yang bersangkutan mendaratkan pesawat AirAsia QZ7510 tujuan Jakarta-Bali.

Rencananya, FI akan kembali terbang ke Jakarta pada pukul 09.20 WIB dengan penerbangan QZ7511. Namun sesuai SPO setiap pilot yang mau terbang harus dilakukan test urine dan hasinya pilot tersebut positif mengkonsumsi morfin dan selanjuntya dilarang terbang.

“Pilot FI akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Balai Kesehatan Penerbangan Kemenhub di Jakarta. Sekarang sudah dibawa ke Jakarta,” katanya. (dwi)