Saturday, 22 September 2018

Bantu Identifikasi Korban AirAsia

RSUD dr Soetomo Siapkan 10 Dokter Forensik

Minggu, 4 Januari 2015 — 12:58 WIB

SURABAYA (Pos Kota)- RSUD dr Soetomo Surabaya menyiapkan 10 dokter ahli forensik untuk mengidentifikasi jenazah penumpang pesawat AirAsia QZ 8501. Tim dokter forensik rumah sakit terbesar di Indonesia Timur ini akan bekerja bersama tim Dissaster Victim Identificatio (DVI) Polda Jatim.

Kesepuluh orang dokter forensik ini mulai bekerja setelah para korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Direktur RSU dr Soetomo Surabaya, dr. Dodo Anondo MPH, Minggu (4/1/2015) mengatakan, tim dokter forensik ini untuk membantu dan mendukung proses identifikasi jenazah. Selain menyiapkan tim dokter forensik, RSU dr Soetomo juga mengerahkan seluruh armada ambulance apabila memang diperlukan. “Untuk mendukung proses evakuasi jenazah,” jelasnya.

Tim kesehatan dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur memang telah menyiapkan 25 dokter forensik, sejak Rabu (31/12)lalu untuk mengidentifikasi jenazah korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501.

Ke-25 dokter forensik itu berasal dari RSU dr Soetomo Surabaya, RS Bhayangkara, Universitas Airlangga Surabaya (Unair) serta rumah sakit milik TNI. “Sebanyak 25 dokter forensik ini, nantinya bertugas mengindentifikasi seluruh jenazah di tiga kontainer pendingin saat tiba di Surabaya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dr Harsono.

Pihaknya telah menyiapkan tim untuk setiap shiftnya yang berjaga. Yakni, ada tiga shift dari pukul 08.00-12.00 WIB, pukul 12.00-16.00 WIB dan pukul 16.00-20.00 WIB. “Masing-masing tim terdiri dari dua Dokter PPDS Psikiatri dan satu orang Psikiater,” pungkasnya.

(nurqomar/sir)