Monday, 11 December 2017

103 Terduga Preman Dijaring Polres Jakarta Barat

Selasa, 6 Januari 2015 — 19:54 WIB
Terduga preman yang dijarung jajaran Polres Jakarta Barat

Terduga preman yang dijarung jajaran Polres Jakarta Barat

SLIPI (Pos Kota) – Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (6/1) siang, melancarkan Operasi Preman dalam upaya cipta kondisi yang Pelaksanaannya melibatkan polsek-polsek, koramil dan Satpol PP. Sebanyak 103 diduga preman, pengamen, Pak Ogah dan anak punk diciduk.

Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Yossi mengatakan, terduga  preman yang ditangkap karena mengganggu ketertiban umum seperti di pasar dan terminal. Sedangkan anak-anak punk yang ditangkap yang biasa berada di perempatan. Begitu juga pengamen yang orasi di angkutan umum dengan mulut bau minuman keras.

Menurut Yossi, dari 103 yang terjaring, antara lain dari Polsek Metro Tamansari menangkap delapan preman, Polsek Tambora, 28 preman, dan Tanjung Duren, 11 orang, preman, pengemis dan pak Ogah.

Berikutnya Polsek Kebon Jeruk, operasi dipimpin Kapolsek Kompol Slamet SHj dan Kanit Binmas AKP Johari Bule, mengamankan delapan preman, pengamen dan Pak Ogah di Jalan Panjang Kedoya dan daerah Sukabumi Selatan.
Sedangkan Polsek Kalideres , menjaring 19 preman, Polsek Cengkareng, empat orang, serta Polsek Palmerah menangkap sembilan orang dan Polsek Kembangan . Bagi yang memiliki KTP dipulangkan setelah membuat pernyataan dan sebagian besar dikirim ke Panti Sosial Kedoya, Jakarta Barat, untuk dilakukan pembinaan. (Warto)