Saturday, 17 November 2018

Nilai Tukar Rupiah ke Dolar AS Terus Melemah

Rabu, 7 Januari 2015 — 12:59 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Nilai tukar rupiah terus melemah. Pada perdagangan Rabu (7/1) pagi, rupiah berada di level Rp12.710 atau melemah dibanding penutupan perdagangan Selasa sore Rp12.635/dolar AS.

“Rupiah akan terus mendapat tekanan, jika pemerintah tidak segera mengambil langkah-langkah menumbuhkan kepercayaan pasar,” kata pengamat ekonomi Purboyo Yudhi Sadewo, Rabu (7/1).

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan nilai tukar rupiah melemah. Di antaranya, kenaikan harga BBM belum lama ini.

Meski pemerintah menurunkan kembali harga BBM, namun besarannya tidak sama dengan kenaikan harga tempo hari. Sehingga dampaknya masih tetap ada untuk beberapa bulan ke depan.

Masyarakat tetap menghadapi kenaikan harga sembako dan transportasi. Sehingga laju inflasi melejit. Pada akhir pertumbuhan ekonomi melambat.

Karena itu, pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah untuk menumbuhkan kepercayaan pasar. Diantaranya menjaga stabilisasi harga, sehingga inflasi tak besar.

Misalnya menggelar operasi pasar (OP) serentak di berbagai daerah. “Kalau harga sembako dan inflasi terjaga. Pertumbuhan ekonomi pasti jalan, sehingga orang percaya mau menanamkan modalnya di sini,” terangnya.

Faktor lainnya yang membuat rupiah makin parah, menurutnya, hasil ekspor tidak masuk ke Indonesia. “Kebanyakan uang hasil ekspor di parkir di luar negeri.”

Selain faktor internal, ia menambahkan ada juga faktor eksternal. Terutama situasi ekonomi di Eropa. “Ini juga ikut mempengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS,” pungkasnya.

(setiawan/sir)

  • Anwar Musadad

    Jokowi sok pinter. Katanya dalam kampanye mau menurunkan inflasi, kenyataanya ,,, kedodoran . Termasuk nilai rupiah tergeruus ,,,,