Wednesday, 21 November 2018

10 Ribu Warga Jakarta Berendam Air Panas di Kaki Gunung Guntur

Senin, 12 Januari 2015 — 10:08 WIB
Foto- Suasana tempat berendam air panas di Kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat. (dono)

Foto- Suasana tempat berendam air panas di Kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat. (dono)

BANDUNG (Pos Kota) – Sebanyak 10 ribu warga Jakarta selama sepekan berendam di air panas kaki Gunung Guntur, Garut. Hal ini terungkap dari catatan pengelola air Panas Tirta Gangga Garut, Jawa Barat.

“Dari jumlah total pengunjung selama sepekan, 50 persen datang dari Jakarta dan sekitarnya,“ kata Maman, petugas.

Ia menjelaskan, sejak pergantian tahun baru sampai 10 Januari 2015, jumlah pengunjung air panas rata rata 3 ribu orang, dan jumlah totalnya mencapai 21 ribu. Dari jumlah itu, lanjutnya, 50 persen warga Jakarta, kemudian Jawa Barat, dan Jawa Timur.

“Rata rata warga Jakarta, tiba di lokasi pagi, kemudian mereka pulang pada malam harinya. “Jumlah pengunjung ini lebih banyak dibanding pergantian tahun baru 2014.”

25 RIBU

Maman menambahkan, air panas yang sarat mengandung belerang ini terletak di kaki Gunung Guntur Garut. Pengunjung dikenakan biaya masuk Rp25 ribu per orang untuk sepuasnya. Dengan biaya tersebut, pengunjung bisa melakukan terapi dengan media air panas baik di kolam renang, maupun kolam khusus untuk berendam.

“ Dari beberapa fasilitas yang ada pancuran air panas yang banyak diminati pengunjung. Mereka sengaja berendam untuk menghilangkan pegal pegal, dan terapi,“ ucapnya.

Seorang pengunjung asal Jakarta, Gery,40, menjelaskan datang ke kaki Gunung Guntur hanya untuk melepaskan rasa pegal pada sekujur tubuhnya. Bersama enam anggota keluarga, ia berendam hampir seharian di pancuran air panas berbelerang.

“ Enak juga, pegal pegal didapat di Jakarta, dilepaskan di Garut, sekalian refresing dan terapi,“ ucapnya.

(dono/sir)