Wednesday, 21 November 2018

Dalam Lima Tahun

Nilai Ekspor Industri Tekstil Mencai 36 Miliar Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2015 — 11:11 WIB

JAKARTA (Pos Kota) Industri tekstil dan produk tekstil ditargetkan nilai ekspornya mencapai 36 miliar dolar AS dalam lima tahun.

Menteri Perindustrian Saleh Husin mengungkapkan, saat ini penjualan tekstil dan produk tekstil (TPT) ke luar negeri berkisar 12,68 miliar dolar AS atau setara 11,22% pencapaian total ekspor industri nasional.

“Ini target peningkatan ekspor tiga kali lipat maka pada 2019 nilainya bakal mencapai 36 miliar dolar AS,” kata Saleh yang kemarin (Senin) mengunjungi sejumlah industri TPT di Bandung, Jawa Barat. “Neraca perdagangan tekstil dan produknya surplus sebesar 4,21 miliar dolar AS.”

Dijelaskannya, di tengah defisit neraca perdagangan sejak 2012, industri TPT tetap surplus rata-rata 4,3 miliar dolar AS dengan kontribusi ekspor di atas 10% terhadap seluruh ekspor.

Produk tekstil, lanjutnya, menyumbang 8,67% PDB industri pengolahan nonmigas dengan serapan tenaga kerja 10,6% dari total pekerja di sektor manufaktur.

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia Ade Sudrajat mengatakan sejalan dengan peningkatan ekspor TPT hingga tiga kali lipat maka dibutuhkan tambahan tenaga kerja sebanyak enam juta orang.

Hal ini bukan perkara mudah, kendati banyak tenaga kerja produktif tetapi kenyataannya perusahaan TPT kesulitan mendapatkan pekerja sesuai dengan spesifikasi.

“Tambahan tenaga kerja enam juta orang kalau ekspor naik tiga kali lipat. Per tahun Presiden Jokowi kan menargetkan harus terserap dua hingga empat juta orang,” ucapnya.

Dalam sasaran pembangunan industri, Kemenperin mencatat ada 14,9 juta tenaga kerja di seluruh sektor industri pada 2014. Tahun ini ditargetkan mencapai 15,5 juta orang.

(tri/sir)