Sunday, 23 September 2018

SNMPTN 2015 Resmi Diluncurkan

Jumat, 16 Januari 2015 — 10:37 WIB

JAKARTA (Pos Kota)- Pemerintah kembali membuka kesempatan kepada siswa SMA/SMK untuk mendaftar di perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2015.

Siswa yang berminat bisa mendaftarkan diri pada 13 Februari hingga 15 Maret 2015 setelah sebelumnya siswa maupun sekolah mencatatkan diri pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Menristek dan Dikti M Nasir mengatakan bahwa pada prinsipnya proses seleksi melalui SNMPTN 2015 tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana selain rekam nilai siswa dari kelas 1 hingga kelas 3 yang ditunjukkan melalui rapor juga nilai ujian nasional (UN).

“Nilai ujian nasional akan tetap kami pertimbangkan tentunya sambil menunggu perkembangan kredibilitas UN itu sendiri,” kata Nasir.

Seluruh PTN diwajibkan untuk ikut dalam SNMPTN ini, dengan memberikan peluang minimal 50 persen dari jumlah kursi yang ada. Total PTN yang mengikuti tercatat 63 PTN dengan jumlah kursi sekitar 150 ribu.

Terhadap 13 PTN baru hasil peleburan PTS, Nasir mengatakan akan melakukan seleksi dengan pendampingan khusus.
Nasir mengatakan bahwa selain SNMPTN, seleksi mahasiswa baru akan dilakukan melalui Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) dengan prosentase 30 persen dan jalur mandiri 20 persen. Dengan tiga mekanisme seleksi tersebut Nasir berharap semua kebutuhan siswa untuk masuk ke PTN bisa terakomodir dengan baik.

Nasir meminta agar sekolah memberikan data yang akurat terkait prestasi dan nilai siswa yang mendaftar melalui SNMPTN ini. Sebab jika terbukti ada kecurangan, maka hak siswa untuk diterima di PTN bisa dibatalkan dan sekolah akan diberikan sanksi keras.

Adapun pengolahan data pendaftar dilakukan pada 1 April- 31 Mei 2015 dan pengumuman seleksi dilakukaan pada 9 Mei 2015.
Menteri meminta seluruh dinas pendidikan baik ditingkat propinsi maupun kabupaten/kota untuk memastikan bahwa semua sekolah menerima sosialisasi terkait SNMPTN tersebut.
(inung/sir)