Friday, 20 September 2019

Kejar Swasembada Pangan Kementerian Pertanian Gandeng IPB

Senin, 19 Januari 2015 — 6:13 WIB
Panen

JAKARTA (Pos Kota)-Kementerian Pertanian menggandeng pihak Institut Pertanian Bogor (IPB) demi memperlancar program swasembada pangan, terutama beras. Hal itu dilakukan mengingat swasembada pangan perlu dukungan berbagai pihak termasuk perguruan tinggi.

“Presiden Jokowi menargetkan dalam waktu tiga tahun ke depan Indonesia sudah harus swasemba pangan, terutama beras,” kata Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, seusai MoU dengan Rektor IPB Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc, kemarin.

Menurut Amran, indikator keberhasilan swasembada pangan terlihat dengan tidak adanya impor beras atau substitusi impor, meskipun dalam WTO masih dimungkinkan adanya ruang impor. Untuk itu, pihaknya akan mendorong ekspor beras sehingga neraca perdagangan beras Indonesia menjadi surplus.

Pemerintah sendiri telah merencanakan 1000 desa atau kelurahan yang mampu mneyediakan benih melayani kebutuhan petani setempat dan desa sekitarnya. Dengan cara ini diharapkan tidak ada lagi petani yang mengaku kesulitan mendapatkan benih bermutu pada saat musim tanam.

Untuk mendukung program swasembada pangan pada tahun ini pemerintah telah mengalokasikan dana melalui APBN sebesar Rp15,87 tiliun. Disamping itu masih ada dana tambahan sebesar Rp3,9 triliun yang berasal dari penghematan anggaran perjalanan dinas.

Rencananya Kementerian Pertanian tahun ini akan mendapat tambahan anggaran APBN-P sebesar Rp16.918 triliun. Anggaran ini akan difokuskan untuk mendukung program swasembada padi, jagung, dan kedelai.

Dengan adanya kerjasama ini Kementerian Pertanian mendorong agar perguruan tinggi lainnya untuk dapat mengikuti langkah-langkah IPB agar menghasilkan inovasi-inovasi lainnya dalam upaya percepatan swasembada pangan.

Sementara itu, Rektor IPB, Herry Suhardiyanto, menyatakan pihaknya siap membantu pihak Kementerian Pertanian mencapai target swasembada tersebut. IPB sendiri telah menghasilkan dua varietas unggul baru (VUB) IPB 3S dan IPB 4 yang mempunyai potensi hasil yang cukup baik. Varietas in sudah dilepas oleh Menteri Pertanian sebelumnya pada 2012. (faisal/d)