Friday, 22 September 2017

Menlu Sudah Balas Surat Permohonan Ampunan PM Australia

Jumat, 23 Januari 2015 — 17:55 WIB
PM Australia Tony Abbot

PM Australia Tony Abbot

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah menjawab surat permohonan yang diajukan Perdana Menteri Australia Tony Abbott yang minta agar warganya tidak dihukum mati.

Demikian disampaikan Juru Bicara Kemlu Arrmanatha Nasir (Tata) kepada Pos Kota, di Jakarta, Jumat (23/1). Surat Abbott itu sudah dibalas oleh Menlu Retno Marsudi.

Tata menambahkan dalam surat balasan tersebut pemerintah Indonesia meminta agar Australia menghormati hukum Indonesia.

Masih mengutip isi surat, Tata menjelaskan dalam kasus narkoba ini pemerintah Indonesia bersikap tegas karena merupakan kejahatan serius yang berimplikasi terhadap masyarakat Indonesia.

Diberitakan sebelumnya, Abbott mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo yang isinya meminta warga Australia yang menjadi terpidana agar jangan dieksekusi.

Untuk diketahui, ada sembilan warga Australia yang anggota “Bali Nine”, dan dua di antaranya berstatus hukum terpida mati yakni, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Presiden Jokowi sudah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9/10 Tahun 2015 yang menolak grasi untuk Andrew Chan.

Namun, Tata mengatakan Kemlu secara resmi belum mendapat tembusan dari Jaksa Agung, terkait warga Australia yang menjadi terpidana mati kasus narkoba yang akan dieksekusi berikutnya.  (Johara/d)