Thursday, 27 June 2019

Dua Pipa Bocor, Pasokan Air PDAM ke Pelanggan Terganggu

Minggu, 25 Januari 2015 — 13:15 WIB
Foto : Salah satu sudut bangunan instalasi pengolahan air PDAM Indramayu. (taryani)

Foto : Salah satu sudut bangunan instalasi pengolahan air PDAM Indramayu. (taryani)

INDRAMAYU (Pos Kota) – Kebocoran pipa distribusi air ledeng PDAM Indramayu masih sering terjadi, sehingga dampaknya dapat mengganggu pasokan air ke sambungan pelanggan seperti yang terjadi Sabtu (24/1) pagi hingga siang pasokan air ledeng ke rumah pelanggan mampet membuat sebagian pelanggan menjadi jengkel.

Soalnya air ledeng berhenti ngocor itu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Sehingga konsumen tak sempat menampung air terlebih dahulu. Giliran air diperlukan untuk mandi ledeng tak ngocor. “Kami jadi sempat kesal karena sudah janji dengan relasi batal gara-gara tak bisa mandi,” kata Ny.Umi,49.

Lain kali, kata dia kalau ada perbaikan atau ditemukan kebocoran dan gangguan apapun jajaran PDAM Indramayu diharap memberitahukannya ke publik. “Ini kejadiannya pagi hari saat butuh air tapi enggak ada pemberitahuan sama sekali jelas konsumen kelabakan. Apalagi kondisi bak air sedang kosong karena semalam dikuras. Jangankan untuk menyiram tanaman, untuk mandi saja susah,” kata Ny.Umi.

Warga di sebuah komplek perumahan itu sama sekali tidak memiliki sumur air tanah. Sehingga untuk kebutuhan air bersih hanya mengandalkan aliran air dari PDAM Indramayu. Ketika pasokan air ledeng macet seperti yang terjadi pada Sabtu (24/1) semua perasaan jengkel, kesal plus bingung bercampur aduk jadi satu,” katanya.

Dirum PDAM Indramayu H.Endang Effendi, ME membenarkan, mampetnya aliran air ledeng ke keran-keran konsumen itu disebabkan karena terjadi kebocoran pipa distribusi di dua titik yaitu di Desa Karang Song dan Desa Balongan.
Adanya kebocoran air itu merugikan PDAM Indramayu, sehingga upaya secepatnya dilakukan yaitu dengan mematikan mesin distribusi untuk mengurangi air yang terbuang percuma pada dua titik kebocoran pipa distribusi itu.

“Kebocoan itu tengah berusaha diatasi. Jadi kalaupun sementara aliran airnya masih kecil itu cuma berlangsung sebentar. Nanti juga normal lagi,” ujarnya.

(taryani/sir)