Sunday, 17 December 2017

Istri Dicap Cewek Murahan, Bekas Kekasih Diperkosa

Minggu, 25 Januari 2015 — 6:26 WIB

KATANYA sih membela kehormatan istri, tapi cara Subar, 28, justru melawan hukum. Hanya dibilang istrinya cewek murahan oleh bekas kekasihnya, Sarkini, 18, langsung diperkosa  bersama teman. Akibatnya dua cowok bergajulan itu ditangkap  Polres Tegal. “Saya sakit hati,” kata Subar di depan polisi.

Jika bukan jodoh, meski sudah pacaran beberapa tahun lamanya, bisa saja putus. Selanjutnya, justru cowok atau cewek yang sebelumnya tak pernah dijadikan pacar, tahu-tahu dibawa ke pelaminan untuk menjadi suami istri. Itu namanya, jodoh, rejeki dan kematian itu memang misteri Illahi. Makanya jangan disesali, bila mana dulu kekasihnya cantik, yang jadi istrinya sekarang kok seperti mercon bantingan.

Rupanya Sarkini, warga Adiwerna, Slawi, Kabupaten Tegal (Jateng) tidak bisa menerima kenyataan itu. Dulu dia pacaran sekian lama dengan Subar disertai janji sehidup semati. Tapi sekitar 3 bulan lalu, Subar justru menjatuhkan pilihannya pada gadis lain, tanpa peduli seperti apa kehancuran hati Sarkini karena ditinggal kawin.

Seharusnya Sarkini bersyukur, karena tidak jadi istrinya lelaki yang suka ingkar janji. Lebih bersyukur lagi, meski diputus oleh Subar, tapi kondisi pisiknya masih utuh. Karena pacaran mereka masih terkendali. Jika sekedar main-main di “kelurahan” itu sih biasa, yang penting Subar belum sampai masuk “balaikota”. Dengan kata lain, keperawanan Sarkini masih utuh buntelan plastik.

Sarkini masih syok ditinggal kawin oleh Subar. Ketika ketemu teman-teman, mereka kadang ada juga yang menyinggung hubungannya yang kandas di tengah jalan. Katanya, kok kayak calon Kapolri saja, sudah lolos uji kelayakan, kok tidak dilantik-lantik juga. “Tapi kan tidak sampai ada “rekening gendut” di perutmu, kan?” sendiri teman akrabnya.

Paling menyakitkan, Sarkini dimintai juga komentarnya soal bini Subar sekarang. Mestinya dia menjawab netral kayak Presiden Jokowi tersandera “Betari Durga” dalam kasus polisi lawan KPK jiilid II. Tetapi Sarkini justru menjelek-jelekkan istri Subar yang memang sudah jelek. “Tahu nggak kamu, istri Subar sekarang itu cewek murahan.” Katanya penuh agitasi.

Akhirnya komentar miring itu sampai juga ke telinga Subar. Mestinya dia cukup menelan saja omongan bekas kekasihnya itu, namanya juga orang kecewa. Tapi dia tidak, justru ucapan itu dinilai sebagai penghinaan. Masak isrtri dibilang cewek murahan. Lalu cewek yang mahalan itu sepertia apa?

Begitu sakit hati Subar, tanpa pikir panjang dia ingin membalas dengan cara memperkosanya. Tambah konyol lagi, rencana jahat itu justru dilaksanakan dengan mengajak Sukiman, 23, temannya. “Tapi nanti saya duluan lho ya?” kata Sukiman yang ingin menjadi pelaku perdana.

Benar saja, Sarkini berhasil diajak keluar rumah dan kemudian dibawa ke pinggir sawah. Di sanalah gadis malang itu diperkosa bergantian. Tak diketahui jelas, siapa yang menodai kali pertama, dan siapa pula yang jadi generasi penerus. Yang jelas, beberapa jam setelah kejadian, Subar-Sukiman dijemput polisi Polres Tegal, untuk mempertanggungawabkan perbuatannya. “Saya memang sakit hati Pak, masak istriku dibilang cewek murahan,” kata Subar di depan petugas.

Padahal setelah diperkosa, Sarkini harganya bakal jatuh. (JPNN/Gunarso TS)

  • pudjiharto123@yahoo.co.id

    Perlu dikebiri cowok yang begajulan dalam tahanan nanti.Biar tahu rasa.