Tuesday, 25 September 2018

Tangani Kasus Bambang Widjajanto, Kejaksaan Agung Tidak Ada Persiapan Khusus

Selasa, 27 Januari 2015 — 22:45 WIB
Bambang Widjajanto

Bambang Widjajanto

JAKARTA (Pos Kota) – Kejaksaan Agung tidak ada persiapan khusus terkait dengan penuntutan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, dalam perkara rekayasa keterangan saksi di MK.

“Tidak ada persiapan khusus dalam penanganan perkara BW,” jelas Kapuspenkum Tony Tribagus Spontana menjawab pertanyaan seputar penanganan perkara BW, di Kejagung, Selasa (27/1).

Tony beralasan penanganan perkara sudah ada prosedur tetap (Protap) dan sudah diberlakukan sejak lama dalam penanganan perkara-perkara pidana dan korupsi, bukan dalam perkara BW saja.

“Jadi bagi jaksa tidak ada yang khusus. Acuan kita KUHAP (Kitab Undang Undang Acara Pidana). Kita bekerja profesional dan proporsional,” tegasnya.

Sesuai ketentuan perundangan, penanganan perkara diawali dengan pelimpahan tahap pertama. Lalu, tim jaksa peneliti meneliti, jika lengkap diterbitkan P 21, tidak lengkap dikembalikan ke penyidik untuk diperbaiki.
Bila sudah selesai dan dinyatakan lengkap, maka tim jaksa penyidik menindaklanjuti penyerahan tahap kedua, berupa tersangka dan barang bukti.

JAKSA SENIOR

Namun begitu, Tony mengakui institusinya telah menyiapkan enam jaksa senior dan berpengalaman untuk meneliti dan menuntut Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto.

“Benar, mereka telah ditunjuk oleh pimpinan Jampidum (Jaksa Agung Muda Pidana Umum) sebagai tim jaksa peneliti (P 16) berkas perkara BW,” terangnya.

Kejagung telah menerima SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) perkara BW, Jumat sore (23/1). Dalam surat tersebut disebutkan perkara ini dilaporkan oleh Sugianto, Senin (19/1) dan penetapan tersangka atau penerbitan surat perintah penyidikan (Sprindik), Selasa (20/1). (ahi)