Tuesday, 16 July 2019

Warga Resah, Pencurian Pasir Marak di Pulau Seribu

Sabtu, 31 Januari 2015 — 11:36 WIB
Ilustrasi pasir laut. (ist)

Ilustrasi pasir laut. (ist)

PULAU SERIBU (Pos Kota) – Nelayan dan warga Pulau Pari dan Pulau Lancang, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, resah. Pasalnya saat ini di marak pencurian Pasir. Mereka mendesak pemerintah Kabupatan Kepulauan Seribu dan Pemprov DKI Jakarta, untuk mengambil tindakan tegas.

Zul Kohal, 35, anggota Lembaga Masyaralat Kelurahan (LMK) Pulau Pari mengatakan, kasus pencurian pasir laut sudah hampir satu tahun berjalan tepatnya di sebelah barat dan utara Pulau Lancang. “Kami sudah laporkan ke Bupati dan berharap bisa atasi aksi pencurian tersebut,” ujarnya, kemarin.

Wakil Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo langsung melakukan sidak Pulau Parike Pulau Lancang. “Kami mendapat informasi dari warga bahwa ada indikasi pencurian pasir laut, koordinatnya saya sudah pegang. Kami harus cek sampai dapat barang buktinya,” ungkapnya.

Pihaknya belum mengetahui pasti nama kapalnya tersebut. Sebab  pelaku setiap kali beraksi tidak bisa diprediksi waktunya terkadang siang, pagi dan malam.

“Kami sudah sampaikan kepada elemen masyarakat Pulau Lancang untuk diminta kerjasamanya atas indikasi pencurian pasir tersebut. Kalau ada kapal yang mencurigakan, serta ada pihak-pihak yang mencurigakan tolong dilaporkan kepada kelurahan atau kecamatan, kami tindak lanjuti,” tegas Budi Utomo.

Ia sudah memerintahkan Satpol PP, aparat pemerintah Kelurahan Pulau Pari untuk membantu memonitor dan mengawasi jika ada kapal mencurigakan, mohon di foto dan di laporkan. Jika pencuri pasir itu ditangkap akan diproses hukum. (wandi/yo)