Thursday, 22 August 2019

Panglima TNI : Kisruh Polri Vs KPK Tidak Ganggu Keamanan Negara

Kamis, 5 Februari 2015 — 17:44 WIB
Panglima TNI Moeldoko

Panglima TNI Moeldoko

JAKARTA (Pos Kota)- Panglima TNI Jenderal Moeldoko memastikan bahwa kisruh yang melanda KPK dan Polri sejauh ini tidak mengganggu keamanan Negara. Kisruh dua lembaga besar tersebut dinilainya masih dalam batas yang wajar.

“Sebuah negara demokrasi yang memiliki ruang untuk diskusi, memungkinan semuanya berwacana. Saya pikir masih dalam batas yang wajar,” papar Panglima usai memberikan kuliah umum kepada mahasiswa President University Kamis (5/2). Hadir Rektor President University Dr. Drs. Chandra Setiawan, M.M., PhD, dan Komisaris Jababeka SB Darmono.

Menurut Panglima, harus diingat bahwa dinamika politik yang terjadi di tanah air, stabilitas dan keamanan harus tetap dijaga. Dengan cara demikian, maka proses pembangunan akan tetap berlangsung dan berjalan dengan baik. Pertumbuhan ekonomi yang selama ini sudah dicapai Indonesia akan terus meningkat.

“Stabilitas dan keamanan adalah kunci dari pembangunan negara. Maka kewajiban kami sebagai prajurit untuk menjaganya. Dan kami mengajak mahasiswa untuk turut menjaga stabilitas negara,” tambah Moeldoko.

“Demokrasi dan politik kita memang harus terus diperbaiki. Tetapi hendaknya jangan meninggalkan kultur budaya Indonesia,” tukasnya.

Rektor PresUniv Chandra Setiawan mengatakan bahwa stabilitas nasional sangat dibutuhkan untuk melangkah menjadi Negara yang mandiri dan berdaya saing. Itu sebabnya, perlu diciptakan generasi-generasi berwawasan global tetapi jiwa nasionalisme tetap tinggi.

“Sebagai lembaga pendidikan bertaraf internasional, kami benar-benar tertantang untuk melahirkan generasi muda berkualitas yang memiliki daya saing, responsive dan memiliki spirit untuk membangun bangsa,” katanya.

Rektor mendukung keinginan Panglima agar semua mahasiswa ikut menjaga stabilitas bangsa. Sebab dengan stabilitas maka proses pembangunan akan bisa dilaksanakan dan terus berkelanjutan. (inung)