Wednesday, 14 November 2018

Akibat Banjir, Aktivitas Pasar Tradisional Mati Suri

Rabu, 11 Februari 2015 — 6:30 WIB
Pedagang di pasar tradisional sepi pembeli

Pedagang di pasar tradisional sepi pembeli

JAKARTA (Pos Kota) – Aktivitas pasar tradisional di Jakarta mati suri, menyusul banjir dan hujan berkepanjangan selama dua hari lalu. Pedagang  banyak yang gigit jari, karena omset turun dratis akibat tidak adanya pembeli. Sedang untuk stok tergolong melimpah mengingat banjir tidak berkepanjangan.

“Kalau banjirnya cepet surut seperti sekarang ini nggak mengganggu stok barang. Apalagi banjir Cuma di Jakarta.  Daerah tetap ngirim,” kata Juju, pedagang sayuran di Pasar Mampang Prapatan Jaksel.

Dalam kondisi hujan dan banjir di sejumlah titik, Juju mengaku masih bisa belanja ke Pasar Induk Karamat Jati, Jaktim pada dini hari.

Hanya saja, banjir dan hujan membuat dagangannya kurang laku.  Hari biasa jam 10 siang dagangannya sudah ludes. Tetapi dalam dua hari terakhir ini terpaksa membawa pulang sebagian besar dagangannya akibat kurang laku.

Senada juga diakui Anto,  pedagang beras di los B. Ia mengatakan hujan dan banjir membuat kiosnya sepi dari pembeli. Dalam sehari biasanya ia mampu menjual 3 karung beras, tetapi dalam dua hari terakhir hanya 1 karung saja. “Mungkin orang masih punya persediaan dan memilih menunda sambil menunggu nggak hujan,” katanya.

Meski hujan dan banjir, stok bahan pangan di pasar tradisional relatif aman. Bahkan sejumlah bahan pokok dan sayuran harganya mulai turun dibanding pekan sebelumnya.

HARGA TURUN

Seperti bawang merah yang semula Rp 20 ribu/Kg kemarin terpantau hanya Rp 15 ribu/Kg, cabe merah keriting turun menjadi Rp 25 ribu/kg, sawi putih Rp 6 ribu/Kg, kacang panjang Rp8 ribu/Kg, tahu Rp 6 ribu/Kg,  dan buncis Rp7 ribu/Kg.

Telor ayam negeri  yang semula Rp 24 ribu/Kg, turun menjadi Rp 22 ribu/Kg, beras medium Rp10 ribu/Kg,  gula pasir Rp11 ribu/Kg, minyak goreng curah Rp11 ribu/Kg dan minyak goreng bermerek Rp15 ribu/Kg.

Daging sapi masih tetap Rp100 ribu per kg, daging ayam negeri Rp 32 ribu/Kg, daging ayam kampung  Rp68 ribu/Kg dan ikan lele Rp25 ribu/Kg.

Sedang untuk buah-buahan seperti apel merah Rp34 ribu/Kg, jeruk Pontianak Rp20 ribu/Kg,  jeruk santang Rp25 ribu/Kg dan pisang emas Rp6 ribu/sisir.(inung)