Friday, 16 November 2018

Akibat Banjir, Siswa 23 Sekolah di Jakbar Diliburkan

Rabu, 11 Februari 2015 — 19:02 WIB
Sejumlah kendaraan menerobos banjir yang menggenangi kawasan perempatan Green Garden, Jakarta Barat,  (yogie_

Sejumlah kendaraan menerobos banjir yang menggenangi kawasan perempatan Green Garden, Jakarta Barat, (yogie_

KEMBANGAN (Pos Kota) – Banjir yang mengenangi wilayah Jakarta Barat (Jakbar) membuat kegiatan belajar mengajar (KBM) di 23 sekolah tidak berjalan lancar. Siswa diliburkan karena lingkungan sekolahnya atau akses jalannya terendam, sehingga menyulitkan untuk menjangkaunya.

Kasi SMA Sudin Pendidikan wilayah II Jakbar, Iswoyo mengatakan di wilayahnya terdapat 15 gedung sekolah SMAN yang terendam dengan ketinggian antara 40-70 Cm. “Karena sekolah kebanjiran, aktifitas belajar mengajar di sekolah tersebut diliburkan,” katanya, Rabu (11/2).

Penyebab terendamnya sekolah tersebut, kata Iswoyo banyak faktor. Seperti SMAN 95 yang berlokasi di wilayah Kalideres lokasi sekolahnya lebih rendah dari jalan sehingga terendam 60 Cm. Sedangkan SMAN 96 Cengkareng terpaksa diliburkan karena akses jalannya yang kebanjiran setinggi 50 Cm. “Saat ini secara berangsur-angsur, ketinggian air mulai surut. Diharapkan cuaca cepat cerah dan tidak banjir lagi,” ucapnya.

Pihaknya belum dapat menentukan kapan proses belajar mengajar kembali dilaksanakan. Saat ini, masih menunggu laporan dari masing-masing sekolah mengenai kondisinya, sehingga secepatnya kegiatan dapat aktif kembali.

Kasi SD Sudin Pendidikan Wilayah II Jakbar, Syamsudin Mansyur menambahkan di wilayahnya terdapat 8 SDN yang terpaksa diliburkan karena banjir. Lingkungan sekolah tergenang banjir dengan ketinggian antara 40 Cm- 90 Cm. (tarta)