Thursday, 22 August 2019

Jangan Terpedaya Air Mata Narkoba

Kamis, 12 Februari 2015 — 2:10 WIB
DK-12Feb

DI TENGAH gencarnya pemerintah menyatakaan ‘perang’ terhadap narkoba, ternyata masih saja ada orang yang acuh tak acuh. Mereka asyik-asyik saja menikmati barang haram tersebut!

Beberapa waktu lalu musisi Fariz RM ditangkap ketika asyik ngeboat di rumahnya. Menyusul  drumer  ‘Gong 2000’  diciduk petugas karena shabu. Di belakang mereka sebelumnya juga banyak artis yang dibekuk, malah ada yang masih di dalam penjara. Nggak kapok-kapok juga, ya?

Ya, mana bisa kapok kalau narkoba masih terus disebar oleh para bandar? Mana mungkin para pengguna mau berhenti kalau narkoba gampang didapat?
Dan kapan mereka mau kapok, kalau  aparat melempem, bahkan mereka juga ikutan terlibat?

Syukur sekarang ada gerakan membangkitkan semangat perang terhadap narkoba. Terutama bukan sekadar slogan yang di pasang, tapi tindakan tegas. Eksekusi terpidana mati narkoba. Yang dulu, berlarut-larut, seperti dibiarkan tak tersentuh, sampai mereka keenakan, dan malah terus melakukan bisnisnya. Bandar berjaya di balik jeruji. Sel, tahanan penjara sebagai kantor bisnis haram mereka. Enak bener!?

Jadi sudahlah, saatnya menghentikan kejahatan mereka. Sudah waktunya pula, jangan hiraukan para bandar, siapapun mereka, merengek-rengek minta ampun! Nggak usah goyah dan terpedaya dengan air mata narkoba!

Ingat satu dua bandar yang dieksekusi itu, menyelamatkan ribuan bahkan jutaan korban generasi muda.

Mereka, para orang asing, enak saja menyebar racun di sini, kemudian nangis-nangis. Apa nggak mikir bagaimana mereka telah membuat susah para keluarga yang  suami, istri dan anak-anak mereka terperangkap narkoba yang mereka jual di sini!? Mikir, dong!   – massoes