Sunday, 18 November 2018

Swasembada Pangan, Bangun 50 Bendungan

Jumat, 13 Februari 2015 — 19:42 WIB

YOGYAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah segera membangun 50 bendungan besar di daerah pertanian. Targetnya, mempercepat program swasembada pangan.

“Kita akan bangun 50 bendungan. Kita perbaiki beberapa juta meter irigasi yang rusak serta membuat jalan-jalan di pedesaan,” kata Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga saat berdialog dengan para pedagang Pasar Buah Gemah Ripah di Jl Wates KM 6 Gamping, Yogyakarta, Jumat (13/2).

Selama ini, Indonesia banyak mengimpor pangan. Beras impor, kedelai impor dan lainnya. Bahkan pakaian bekas pun impor.

Agar semua usaha pemerintah ini bisa berjalan, ia mengemukakan harus didukung masyarakat melalui koperasi yang anggotanya sebagian besar UKM. Karena koperasi menjadi tulang punggung perekonomian nasional

Untuk itu, koperasi pun diberdayakan. Di Singapura, koperasi justru bisa mengungguli perusahaan ritel. “Saya yakin ke depan kita bisa swasembada pangan,” jelasnya.

Swasembada pangan, menurut Puspayoga, akan mengurangi impor pangan. Bahkan mengekspor. Kalau nilai impor pangan bisa dikurangi, ia menegaskan pertumbuhan ekonomi akan meningkat dan masyarakat sejahtera. Sehingga bisa menekan tingkat kemiskinan.

Mengenai buah impor, menteri mengungkap pemerintah tidak melarang masuknya buah impor. “Melarang sih tidak ya,” katanya. “Sebab banyak turis yang berkunjung ke daerah wisata, sehingga membutuhkan buah impor. Tapi impor disesuaikan dengan kebutuhan.” (setiawan)

  • karedok

    Bagaimana bisa swasembada ??? lahan2 dibangun mall dan perumahan terus
    menerus krn pertumbuhan penduduk tdk terkendali, jumlah mulut yang
    perlu nasi dan rumah terus meningkat setiap tahun sedangkan lahan
    semakin mengecil.