Friday, 19 October 2018

Sekolah di Depok Dilarang Rayakan Valentine Day

Sabtu, 14 Februari 2015 — 16:17 WIB
*ist

*ist

DEPOK (Pos Kota) — Valentine Day bukan budaya timur lantaran dirayakan dalam pesta berbau seks. Pasalnya, V-day sebagai bagian budaya Barat dengan pergaulan bebas seringkali merusak tatanan hidup ketimuran di Indonesia.

Untuk itu, Pemkot Depok Cq Dinas Pendidikan memaklumatkan larangan merayakan V-day pada 14 Februari.  “Ini (larangan) dilakukan dalam upaya mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, kreatif dan religius di Kota Depok serta dalam rangka mempersiapkan generasi terbaik yang berbudi pekerti di masa depan,” ungkap Kepala Disdik, Herry Pansila saat dihubungi wartawan, kemarin.

Alasannya, ia mengemukakan, dalam rentang kurang dari satu dasawarsa terakhir tren sangat memprihatinkan ditunjukkan kenakalan remaja. Seperti perkelahian secara perorangan atau kelompok, tawuran pelajar, mabuk-mabukan, pemerasan, pencurian, perampokan, penganiayaan, penyalahgunaan narkoba, dan seks bebas pranikah.

Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan sebanyak 32 persen remaja usia 14 hingga 18 tahun di kota-kota besar di Indonesia (Jakarta, Surabaya, dan Bandung) pernah berhubungan seks.

Hasil survei lain menyebut, satu dari empat remaja Indonesia melakukan hubungan seksual pranikah, dan membuktikan 62,7 persen remaja kehilangan perawan saat masih duduk di bangku SMP, dan bahkan 21,2 persen di antaranya berbuat ekstrim, yakni pernah melakukan aborsi. Diketahui belakangan, aborsi dilakukan sebagai jalan keluar akibat dari perilaku seks bebas.

“Surat edaran ini dibuat demi melindungi generasi muda penerus bangsa khususnya di Kota Depok,” ujar Kadisdik Herry Pansila. “Disarankan, gantinya, dengan kegiatan-kegiatan positif yang sesuai nilai-nilai budaya ketimuran Negara Indonesia.”

Surat Edaran bernomor: 425/789–Set Umum tertanggal 13 Februari 2015 itu mengeluarkan 3 poin instruksi kepada seluruh Kepala PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan SMK Negeri dan Swasta se Kota Depok, di antaranya: Melarang kegiatan siswa yang berkaitan dengan Hari Kasih Sayang/Valentine Day baik di dalam maupun di luar sekolah; serta Mengajak peran serta masyarakat khususnya orangtua/wali murid untuk lebih peduli menjaga dan mendampingi putra-putrinya. (rinaldi/yo)

  • takim

    Hampir 90 persen orang orang barat berprilaku seks bebas.ini tidak ada masalah dalam budaya mereka…Lebih dari separoh bayi yang lahir adalah anak luar nikah…..apakah budaya seperti itu mau diikuti oleh generasi muda muslim indonesia ? Nauzubillah min zalik..