Sunday, 23 April 2017

Mengaku Jadi Dukun Santet, 15 Prempuan Sukses Digaet

Minggu, 15 Februari 2015 — 6:13 WIB

GAYA penipuan Cecep, 28, sangat klasik, tapi masih manjur juga. Buktinya, hanya ditakut-takuti kena santet, 15 wanita muda gadis dan janda di Bandung, rela disetubuhi dengan alasan mengambil kekuatan magis santet tersebut. Padahal setelah diobok-obok kehormatannya, Cecep kabur cari korban lainnya lagi.

Meski jaman sudah demikian canggih, dukun cabul atau paranormal penjahat alat vital; masih bermain secara tradisional. Mereka mengelabui calon korbannya dengan klaim kena santet. Anehnya, masih banyak juga wanita yang berhasil jadi korbannya. Karena takut benar-benar binasa oleh santet, ketika hendak diobok-obok kehormatannya pasrah saja, bertekuk lutut dan berbuka paha untuk sang paranormal.

Paranormal muda nan mujur ini adalah Cecep, yang sejak 6 bulan lalu tinggal di kawasan Cimahi Utara, Bandung. Asalnya dari mana dia, tak diketahui pasti. Yang jelas, sejak tinggal di situ Cecep berpromosi bahwa dirinya paranormal kondang yang mampu mengobati berbagai penyakit, meski belum pernah beriklan di Radio Safari, Jakarta. “Syaratnya, kamu harus yakin bisa sembuh,” kata Cecep saat mengelabui korban.

Korban pertama janda muda, Atikah, 37, yang masih tetangga dengan tempat kos-kosannya. Kenapa dia yang jadi sasaran perdana? Ya karena cantik dan berpenampilan sangat menggugah selera lelakinya. Maka sekali berhasil ngobrol dengannya, langsung saja ditembak bahwa wanita itu kena guna-guna dukun santet. Alasannya, warna kulit, mimik wajah, menunjukkan bahwa korban sedan dikerjai pihak ketiga.

“Kalau nggak segera diangkat, bahaya. Bisa mengancam jiwa.” Kata Cecep meyakinkan. Atikah ini dulu pendidikannya hanya SMP, kelas jauh pula. Maka kata-kata dukun muda itu ditelan mentah-mentah, tanpa dianalisa berdasarkan logika. Orang pucet lantaran belum sarapan dari pagi, kok dituduh kena santet.

Yang untung tentu saja Cecep, sebab Atikah yang tiba-tiba panik minta segera diterapi dan diangkat santet yang bersemayam di tubuhnya itu. Maka pasien perdana itu dibawa masuk ke kamar prakteknya, lalu dilucuti pakaiannya sehingga terkupas habis bak singkong mau direbus. Kata Cecep kemudian, posisi benda produk santet itu berada di lembah tubuh yang paling dalam, dan harus diangkat lewat persetubuhan.

Karena sudah kepalang basah, Atikah pasrah saja. Siang itu Cecep berhasil mencicipi tubuh mulus janda kembang yang asyik digoyang. Lain hari dia kembali cari korban berikutnya dengan motif yang sama. Lagi-lagi dapat pasien gadis ABG, sehingga dalama tempo seminggu Cecep sudah berhasil mempedayai 3 wanita sekaligus.

Begitulah, sejumlah wanita janda muda dan gadis yang masih murni buntelan plastik, berhasil digagahi dengan mudah oleh Cecep. Tapi kemudian kembali pada Atikah. Dia curiga karena setelah berhasil menggauli dirinya dukun Cecep tidak pernah menghubungi kembali. Padahal lazimnya, dukun harus selalu melayani konsultasi pasiennya.

Ngobrol sana sini dengan warga sekampungnya, ternyata ada yang senasib sepenanggungan. Maksudnya, semua pernah dituduh kena santet oleh Cecep, dan kemudian digauli. Yakin bahwa itu akal-akalan si paranormal, sejumlah bekas pasien Cecep segera mengadu ke Polres Cimahi. Dalam hitungan jam dukun cabul itu berhasil ditangkap tanpa perlawanan. Dalam pemeriksaan terungkap, sudah ada 15 wanita yang berhasil dinodai. “Saya nafsu saja, langsung saya pedayai,” katanya.

Dukun, asal yang syahdu-syahdu pasti tekun. (JPNN/Gunarso TS)

  • Rames

    Enak banget si Cecep, dapet kue apem sampai 15 buah, gratis lagi…. Selamat ya Cep semoga terkesan…ha…ha..ha..

    • Uduk

      mantap…..

  • bagong

    biasanye di luar gagahi 15 wanita, “di dlm” tinggal disodomi…

  • wongso subali

    cecep lagi….cecep lagi..

  • adinaktm

    pantat pantat