Wednesday, 19 December 2018

Jelang Imlek, Warga Banyak Memburu Ikan Bandeng

Selasa, 17 Februari 2015 — 14:55 WIB
Foto- Pedagang ikan Bandeng di Jalan Petak Sembilan yang ramai jelang Imlek. (tarta)

Foto- Pedagang ikan Bandeng di Jalan Petak Sembilan yang ramai jelang Imlek. (tarta)

TAMANSARI (Pos Kota) – Menjelang perayaan tahun baru Imlek 2566, Ikan Bandeng mulai diburu warga, khususnya keturunan Tionghoa untuk keperluan sembahyang dan warga Betawi untuk keperluan hantaran kepada orang tua. Harganyapun akan terus naik mendekati hari H, sehingga banyak pedagang musiman yang berjualan.

Di Jakarta Barat (Jakbar) terdapat dua lokasi yang sering menjadi tempat penjualan ikan Bandeng yaitu di Jalan Petak Sembilan, Glodok, Tamansari dan Jalan Sulaiman (Pasar Bunga), Kelurahan Sukabumi, Kebon Jeruk. Para pedagang musiman mulai berjualan sejak H-4 Imlek. Kalau hari biasa harga ikan bandeng berkisar Rp 25-30 ribu/Kg, sedangkanjelang Imlek bisa mencapai Rp 50-120 ribu/Kg.

Urip, 40, pedagang ikan bandeng di Jalan Petak Sembilan mengaku telah membuka lapak sejak Ahad (15/2). Harga ikan bandeng bervariasi, disesuaikan dengan ukuran per ekornya. Seekor ikan bandeng di bawah dua kilogram, harganya Rp 50 ribu/Kg. Berat antara 2 – 3 kilogram harganya seekor Rp 80-90 ribu/Kg, dan berat di atas 3 kilogram, seekor dijual Rp 100-120 ribu/Kg.

“Sekarang ini pembeli sudah mulai ramai, apalagi besok biasanya sangat ramai. Sehari bisa jula 50-80 ekor ikan Bandeng,” kata Urip, Selasa (17/2).

Rani,36, pedagang ikan bandeng musiman di Rawa Belong, menuturkan telah berdagang di kawasan itu sejak lima tahun lalu. Tiap jelang Imlek, dirinya banting stir dari profesinya sehari-hari jualan gorengan. “Meski cuma beberapa hari untungnya bisa buat nambah modal usaha, lumayan,” ucapnya.

Bagi warga Tionghoa, ikan Bandeng digunakan untuk kegiatan sembahyang. Sedangkan warga Betawi, digunakan untuk tradisi hantaran nasi dengan lauk ikan Bandeng, dari anak yang sudah menikah kepada orang tua atau mertua. Hal ini sudah merupakan tradisi turun temurun.

Ikan bandeng yang dihantar untuk dinikmati bersama keluarga dimasak pindang (kecap dicampur petai dan daun bawang). “Biar harganya mahal tetep aja dicari. Nggak enak sama mertua kalo dateng pas Imlek nggak bawa Bandeng. Kita udah biasa kalo Lebaran Cina atau Imlek masak bandeng,” tutur Ny Saodah, warga Rawa Belong.

(tarta/sir)

  • jiung

    curhat sama mantan pacar:iiitenk,,, gw kangen sm lu ,dimana sekarang diri mu berada,gw popay alumi RJN 71(nai’m) 2002,,,