Saturday, 18 August 2018

Kuasa Hukum Samad dan BW Diancam Dibom

Kamis, 19 Februari 2015 — 19:57 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Pengacara senior yang menjadi kuasa hukum Ketua KPK nonaktif, Abraham Samad dan Wakil Ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto, Nursjahbani Katjasungkana diteror. Ia menerima pesan ancaman bom dari orang tak dikenal.

Hal ini diungkap anggota tim kuasa hukum Bambang Widjojanto, Alghifari, di gedung KPK, Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (19/2).

Menurut Alghifari, Nursjahbani mengaku menerima pesan singkat berisi ancaman dari nomor 087864272***, Rabu (18/2) sekitar pukul 23:00. “Isi dari pesan singkat itu, ‘ada bom di halaman rumahmu. Tunggu meledak.’,” ungkapnya.

Masalah tersebut, katanya, sudah dilaporkan kepada Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti yang juga pelaksana tugas (Plt) Kapolri, segera setelah menerima ancaman. Badrodin pun, lanjut dia, menyatakan akan menyelidiki kasus ini.

“Nursjahbani langsung mengirim pesan singkat ke Wakapolri dan tidak lama kemudian ada tim dari kepolisian yang menyisir rumahnya. Kami apresiasi respon cepat dari Polri,” paparnya.

Meski begitu, Alghifari menduga, teror yang ditujukan kepada Nursjahbani ini berkaitan dengan tugasnya sebagai kuasa hukum Abraham Samad dan Bambang Widjojanto. Sehingga, ujar dia, hal itu menunjukkan teror dan ancaman masih mengintai KPK serta masyarakat sipil antikorupsi. Padahal, Jokowi telah mengeluarkan Keputusan Presiden dan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang terkait polemik KPK-Polri.

“Masalahnya belum selesai. Masih ada pihak yang terganggu dengan kerja-kerja lawyer dan KPK. Ancaman-ancaman terus ada pada kami, pegiat antikorupsi dan KPK,” ucapnya. (yulian)