Monday, 20 August 2018

Yang Berkuasa Partai Wong Cilik, Presidennya Pro Rakyat – Kok Harga Berasnya Pro Elite?

Selasa, 24 Februari 2015 — 6:11 WIB

TERPILIHNYA PDIP yang dikenal dengan jargonnya sebagai Partai Wong Cilik menghembuskan angin segar, kiranya  partai berkuasa yang 10 tahun terpental dari istana, kembali menjalankan misi awalnya untuk mensejahterakan wong cilik. Rakyat jelata.

Tambahan lagi dengan mengusung Jokowi, yang berasal dari pinggir kali dan merasai susahnya jadi rakyat – sebagai presiden – harapan itu semakin tebal. Selain rajin bekerja keras, rajin blusukan, dan jauh dari gaya hidup elite, juga Jokowi diharapkan tak melupakan asal muasalnya sebagai rakyat jelata.

Namun kejutan datang dengan munculnya harga beras yang melesat hingga 30 persen – hal yang belum pernah terjadi. Rakyat Indonesia, yang mengandalkan tenaganya dari makan nasi, mengkonsumsi beras, barang tentu, dikejutkan oleh naiknya harga kebutuhan pokok itu, hingga melesat.

Kalau harga mobil naik, harga emas naik, mungkin rakyat tak  peduli dan wajar saja. Tapi kalau beras naik, di mana pro rakyatnya? Di mana kepedulian partai berkuasa pada wong ciliknya? Sibuk menggoalkan Kombes BG agar jadi Kapolri – karena hutang budi, sehingga urusan beras yang jadi hajat hidup wong cilik, sampai terbengkelai ? Gimana ini Kanjeng Mami ?  – dimas.

  • Mangap

    Serba salah. Beras naik petani senang, tapi banyak Orang yang protes

  • Bryan

    Sebagai rakyat saya juga bingung. Sejak Pemerintahan ini…..beberapa hal menjadi semakin kisruh…Sektor Transporasi ; Kasus Air Asia dan Ketidak pastian penerbangan LION Air. Sektor Hukum ; menurut banyak pakar hukum terjadi pemutaran balikan prinsip mendasar Hukum (Kasus Praperadilan BG). Sektor Ekonomi …beras di pasar induk Jatinegara naik hingga 30 %. Kemudian Besok apalagi, lusa apal;agi…MOHON Penjelasan.