Friday, 16 November 2018

Pemotor Bawa Senjata Tajam Terjaring Razia di Depok

Rabu, 25 Februari 2015 — 9:18 WIB
Foto- Petugas mengamankan sebilah pisau belati yang diamankan dari seorang pengendara motor saat razia. (angga)

Foto- Petugas mengamankan sebilah pisau belati yang diamankan dari seorang pengendara motor saat razia. (angga)

DEPOK (Pos Kota) – Seorang pengendara motor diamankan petugas saat kedapatan membawa senjata tajam, operasi cipta kondisi serentak jajaran Polres dan Polsek, Rabu (25/2) dinihari.

IH,45, warga Pancoran Mas, sewaktu diperiksa petugas Polsek Beji operasi gabungan Polresta Depok, ditemukan sebilah pisau belati di dalam motor.

Operasi yang dipimpin langsung oleh perwira Polresta Depok, Kompol Vivick Tjangkung, membuat empat tim terdiri dari gabungan Polsek melakukan razia cipta kondisi di sejumlah tempat rawan kejahatan.

“Hasil operasi yang menonjol hanya mendapatkan sebilah pisau belati dari IH. Sewaktu melakukan razia di Jalan Raya Margonda, Beji,”ujar KSPK Polresta Depok, IPDA Hariyanto.

Selain itu, sebanyak 15 motor ditilang karena tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan. “15 STNK serta 1 SIM ditahan petugas dari tiga tim gabungan Polsek dan Polres hasil operasi cipta kondisi di beberapa titik,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Depok, Kompol Tri Yulianto menambahkan, operasi cipta kondisi serentak dilakukan dalam antisipasi kejahatan jalanan serta geng motor dari aksi balap liar.

“Sasaran razia berupa kepemilikan senjata tajam, narkoba, bahan peledak, serta kejahatan jalanan berupa begal,”tambahnya.

Mantan Kapolsek Cakung, ini mengatakan pasca aksi teror isu bom di ITC Depok. Berdasarkan perintah pimpinan penjagaan keamanan akan diperketat.

“Kita mendapat bantuan personil sebanyak dua pleton Sabara dan Obvit dari Polda Metro Jaya untuk melakukan patroli. Selain itu pengisiian anggota di pos pantau yang terdapat di seluruh titik rawan,”demikian.

(angga/sir)