Saturday, 17 November 2018

BPJS Ketenagakerjaan DKI Jaring 4,3 Juta Peserta

Kamis, 26 Februari 2015 — 11:21 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah DKI Jakarta optimis mampu menjaring 4,3 juta peserta pada tahun 2015.

“Dari jumlah tersebut, 138.000 diantaranya merupakan para peserta bukan penerima upah atau pekerja informal,” kata Kepala Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Kanwil DKI Jakarta Merry Triwisatawati, usai menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja kepada ahli waris karyawan PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel).

Hingga tahun 2014, peserta BPJS Ketenagakerjaan di wilayah DKI Jakarta baru mencapai 3,7 juta peserta. “Jumlah tenaga kerja itu dari 45 ribu perusahaan yang mendaftarkan karyawannya,” kata Merry.

Pihajnya meapresiasi perusahaan yang sudah mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan melaporkan jumlah gaji dengan sebenar-benarnya.

“Kejujuran dari perusahaan dalam melaporkan upah karyawan yang didaftarkan, berbuah hasil yang cukup signifikan, untuk diterima ahli waris,” ujarnya.

Untuk itu, dia mengimbau agar tiap perusahaan yang mendaftarkan karyawannya, memberikan data yang akurat dan benar.

Di bagian lain, Pepeng Almas selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cawang, Jakarta Timur mengemukakan, begitu perusahaan mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS, maka sama dengan mengalihkan berbagai risiko karyawan ke pihak BPJS.

“Yaitu risiko kecelakaan kerja, kematian, atau jaminan hari tua,” ujarnya. “Jadi biar baru menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan selama beberapa bulan, jaminan akan diberikan jika terjadi risiko kecelakaan dan kematian, seperti yang diserahkan saat ini dimana peserta baru 11 bulan terdaftar.

Hadir dalam pemberian santunan tersebut Vice President PT Mitratell, Wawan Setiawan.

(tri/sir)