Saturday, 25 November 2017

Target PBB Jaksel Naik, Jadi Rp.2,5 Triliun

Kamis, 26 Februari 2015 — 17:02 WIB
Pajak Jaksel

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak, target penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Jakarta Selatan tahun ini naik menjadi Rp2,5 triliun.

‪”Pajak Bumi dan Bangunan menjadi andalan dalam menunjang pembangunan di DKI. Terhadap pengemplang pajak, akan kami permalukan dengan memasang plang penunggak pajak sebagai efek jera,” kata Walikota Jaksel, Syamsudin Noor didampingi Wakil Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI, Djuli Zulkarnaen dan Kasudin Pelayanan Pajak Jaksel, Hairy Nurhamsyah saat penyerahan SPPT PBB 2015 kepada wajib pajak, Kamis (26/2).

Pemasangan plang akan segera diterapkan terhadap wajib pajak (WP) yang belum membayar PBB hingga batas akhir 28 Agustus mendatang.

Dijelaskan Syamsuddin, peningkatan target penerimaan PBB tahun ini seiring kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Di Jaksel NJOP termahal mencapai Rp200 juta per meter persegi.

Pemasangan plang sangat efektif mendorong WP segera menyelesaikan kewajibannya. Tahun lalu beberapa hari setelah diperingatkan, para WP langsung membayar hingga terkumpul ratusan miliar rupiah.

Wakil Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta, Djuli Zulkarnaen menjelaskan pihaknya akan mendata seraya mendistribusikan SPPT PBB kepada WP.

“Pendataan diprioritaskan untuk wajib pajak dengan NJOP lebih dari Rp10 miliar,” imbuhnya.

Kasudin Pelayanan Pajak Jaksel, Hairy Nurhamsyah menjelaskan tahun ini di Jaksel menerbitkan 421.353 lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB senilai Rp2,5 triliun.

“Tahun lalu pencapaian PBB di Jaksel Rp2,02 triliun dari target Rp2,4 triliun atau 82,38 persen. Kami optimis tahun ini pengumpulan PBB dapat sesuai target,” kata Hairy. (Rachmi/d)

foto: Walikota Jaksel, Syamsudin Noor didampingi Wakil Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta, Djuli Zulkarnaen dan Kasudin Pelayanan Pajak Jaksel, Hairy Nurhamsyah menyerahkan SPPT PBB 2015 kepada wajib pajak. (Rachmi)