Monday, 19 August 2019

SMKN I Mundu Cirebon Jadi SMK Super Rujukan

Selasa, 3 Maret 2015 — 14:17 WIB
Foto-Siswa SMK N I Mundu Cirebon tengah praktik memperbaiki jala. (Inung)

Foto-Siswa SMK N I Mundu Cirebon tengah praktik memperbaiki jala. (Inung)

JAKARTA (Pos Kota)- Untuk mendukung penyiapan sumber daya manusia (SDM) dibidang kemaritiman dan kelautan, pemerintah akan mengembangkan 10-20 SMK Kemaritiman sebagai SMK Super Rujukan.

Dikatakan super rujukan karena akan menjadi rujukan baik ditingkat nasional maupun internasional.

Salah satu SMK Super Rujukan tersebut adalah SMK Negeri I Mundu, Cirebon. SMK yang tergolong paling tua untuk bidang kemaritiman tersebut memiliki 5 kompetensi atau bidang keahlian. Yakni jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI), Tehnika Kapal Penangkap Ikan (TKPI), Tehnologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHP), Budidaya Perikanan serta jurusan Tehnik Komputer dan Jaringan.

“Kami siap menjadi SMK rujukan. Tentunya beberapa sarana prasarana harus diperbaiki,” jelas Kepala Sekolah SMK N I Mundu Cirebon Asep Jalaluddin Sy, disela workshop bertema sinergi pengembangan pendidikan keluatan dan perikanan di Asia Tenggara, Selasa (3/3).

Selain menunjuk 10 SMK menjadi SMK Super Rujukan, Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud Mustaghfirin Amin, mengatakan pemerintah tengah menyiapkan 40 SMK lainnya sebagai SMK rujukan dan 400 SMK lainnya ditingkatkan mutu dan kualitasnya. SMK-SMK tersebut berada di wilayah yang memiliki atau dekat pantai.

“Kita akan terus memacu pengembangan SMK kemaritiman terutama untuk menyiapkan SDM bidang kemaritiman,” jelas Mustaghfirin.

Menurut Mustaghfirin, pembangunan dibidang maritim akan membutuhkan banyak tenaga kerja dibidang kemaritiman. Karena itu SMK Kemaritiman harus mengambil peluang tersebut dengan menyiapkan SDM terampil dan siap pakai.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Cirebon, Asdullah Anwar mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung pemerintah pusat untuk mengoptimalkan bidang kemaritiman melalui peningkatan mutu pendidikan SMK Kemaritiman di Indonesia.
“Kita akan kaji berapa anggaran yang dibutuhkan untuk pengembangan SMK ini,” kata Asdullah.

Dari hasil data yang diperoleh, Asdullah melanjutkan, sangat banyak kontribusi dari SMK Kemaritiman secara pendidikan dan peningkatan ekonomi. Para lulusan SMK, dapat bekerja atau magang di luar negeri bagi yang terbaik, seperti di perusahaan Jepang dan Korea.

(inung/sir)