Tuesday, 20 November 2018

Psikolog Vera Itabiliana Tidak Pernah Beri Keterangan Pers di JIS

Kamis, 5 Maret 2015 — 18:51 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Psikolog Anak Vera Itabiliana tidak pernah memberikan keterangan pers di Jakarta International School sebagaimana diberitakan sebelumnya melalui postkotanews.com pada tanggal 25 Juli 2014, dengan judul Psikolog: Kasus JIS Mirip McMartin.

Pada faktanya, Psikolog Anak Vera Itabiliana telah menolak dan tidak hadir dalam undangan jumpa pers dimaksud. Hal mana telah dipertegas oleh Rudhi Mukhtar S.H., M.Kn, advokat pada kantor hukum Hadiwidjojo Wirya Mukhtar Ardibrata, selaku kuasa hukum Psikolog Anak Vera Itabiliana yang lebih lanjut menyatakan bahwa Psikolog Anak Vera Itabiliana tidak pernah memberikan opini maupun pendapat baik kepada postkotanews.com maupun media lain terkait dengan jumpa pers yang dimaksud.

Oleh karena itu, pemberitaan tersebut di atas telah secara jelas dan nyata mencatut nama Psikolog Anak Vera Itabliliana tanpa izin ataupun pemberitahuan terlebih dahulu dan dengan tanpa dasar, mencantumkan pernyataan-pernyataan dalam pemberitaan, yang telah direkayasa.

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, segenap tim Redaksi postkotanews.com dengan ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan kami ini kepada Psikolog Anak Vera Itabiliana dan kepada segenap masyarakat yang telah membaca berita tersebut. Berita dimaksud adalah tidak benar, dan oleh karena itu telah kami hapus dari website kami. Sekali lagi, segenap redaksi mohon maaf atas kesalahan ini.

  • ira soedirham

    Semoga jadi pembelajaran utk tidak sembarangan memuat berita atas nama kecepatan berita dan kebebasan pers. Sbg insan pers, media punya kewajiban utk menyampaikan fakta tanpa harus mencatut nama orang lain.

  • Zumri Maskuri

    edun emang masa mau memuat berita menatut nama orang kasihan tahu

  • PeduliBerita

    Semoga belajar dari kasus ini. Jangan diulang lagi ya… Ingat peribahasa “Akibat nila setitik, rusak susu sebelanga.” Akibat satu berita “aspal” atau rekayasa, runtuh kredibilitas suatu media berita.